Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Tembus 147 Juta Orang, Inilah 3 Sektor yang Paling Banyak Menyerap Tenaga Kerja RI

Hany Akasah • Rabu, 6 Mei 2026 | 13:55 WIB
TABUR: Seorang petani menaburkan pupuk terhadap tanaman padinya untuk mewujudkan target swasembada pangan nasional.
TABUR: Seorang petani menaburkan pupuk terhadap tanaman padinya untuk mewujudkan target swasembada pangan nasional.

RADAR SURABAYA BISNIS – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai kondisi ketenagakerjaan di Indonesia per Februari 2026. 

Tercatat, jumlah penduduk yang bekerja mengalami peningkatan signifikan mencapai 147,67 juta orang, atau bertambah sekitar 1,89 juta orang dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dari total angka tersebut, sektor pertanian tetap kokoh sebagai penyerap tenaga kerja terbesar di tanah air.

Baca Juga: Gratis! Pemkab Situbondo Fasilitasi Drone Sprayer untuk Petani, Ini Syarat Mendapatkannya

Pertanian Dominasi Pasar Kerja

Plt. Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers di Jakarta (5/5/2026), mengungkapkan bahwa sektor pertanian menguasai 28,78% dari total penduduk bekerja, atau setara dengan 42,50 juta orang. Angka ini menunjukkan tren positif dibandingkan Februari 2025 yang berada di level 28,54%.

"Tiga lapangan usaha utama yang menyerap lapangan kerja terbanyak adalah pertanian, perdagangan besar dan eceran, serta industri," ujar Amalia.

Baca Juga: Mobil Bertenaga Reaksi Kimia, Inovasi Alternatif Sumber Energi Ramah Lingkungan

Pergeseran di Sektor Perdagangan dan Industri

Meskipun sektor perdagangan besar dan eceran menempati posisi kedua, sektor ini mencatatkan penurunan porsi menjadi 17,95% (26,51 juta orang) dari sebelumnya 19,26%. Di sisi lain, sektor industri pengolahan menunjukkan kenaikan tipis menjadi 13,57% dengan total 20,04 juta pekerja.

Selain tiga sektor utama tersebut, pertumbuhan juga terlihat pada:

- Akomodasi dan Makan Minum: 7,90% (naik dari 7,87%)

- Konstruksi: 6,07% (naik dari 5,97%)

- Administrasi Pemerintah: 3,66% (naik dari 3,65%)

Baca Juga: Dari Film Suzanna hingga Hollywood, Ini Kisah Pelukis Poster Bioskop Jadul Surabaya

Tren Pekerja Formal Meningkat

Dilihat dari status pekerjaan, mayoritas penduduk bekerja berstatus sebagai buruh, karyawan, atau pegawai dengan persentase 36,99% atau sebanyak 54,6 juta orang. Disusul oleh pekerja yang berusaha sendiri sebesar 20,57% dan berusaha dibantu buruh tidak tetap sebesar 15,97%.

Pihak BPS menekankan bahwa peningkatan jumlah buruh dan karyawan ini mencerminkan adanya penguatan pada sektor formal di tengah dinamika ekonomi nasional yang tumbuh 5,61% pada kuartal pertama 2026.

Baca Juga: Nasib Jutaan Guru Honorer Terancam, Non-ASN Tak Boleh Mengajar Mulai 2027

Editor : Hany Akasah
#bps #kerja #industri #ketenagakerjaan #pertanian