radarsurabayabisnis.id - Sebanyak 43.625 jemaah tergabung dalam Embarkasi Surabaya pada pelaksanaan ibadah haji 2026. Jumlah ini tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga mencakup jemaah dari Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengungkapkan bahwa mayoritas jemaah berasal dari kalangan petani dan ibu rumah tangga.
Baca Juga: Perjuangan Panjang Guru Honorer Bergaji 25 Ribu, Kini Bisa Berangkat Haji Bersama Istri
“Ya rata-rata petani sama ibu rumah tangga. Kalau pedagang sendiri ya tetap ada, tapi persentasenya tidak sebesar dua profesi tersebut. Yang paling dominan memang petani dan ibu rumah tangga,” ujarnya, Minggu (26/4).
Menurutnya, lebih dari 50 persen jemaah memiliki latar belakang profesi tersebut. Kondisi ini juga selaras dengan tingkat pendidikan jemaah yang didominasi lulusan sekolah dasar.
“Sekitar 29 persen jemaah hanya lulusan SD atau bahkan tidak tamat SD. Kondisi ini biasanya terjadi berpasangan, bukan bermaksud merendahkan, tapi memang itulah fakta di lapangan,” jelasnya.
Baca Juga: Makkah Route di Bandara Juanda Bikin Proses Haji Super Cepat, Imigrasi Cuma 1 Menit per Jemaah
Selain itu, data juga menunjukkan jumlah jemaah perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki. Hal ini mendorong panitia menghadirkan layanan haji yang lebih inklusif.
“Tahun ini kita mengusung konsep layanan haji ramah lansia, ramah disabilitas, dan ramah perempuan. Salah satunya dengan menyiapkan petugas perempuan minimal 30 persen, dan di Jawa Timur sudah mencapai 33 persen,” tambahnya.
Baca Juga: Satgas Haji Perketat Pengawasan, 8 Jemaah Ilegal Berhasil Digagalkan
Hingga Minggu (26/4) siang, proses keberangkatan berjalan lancar. Sebanyak 17 kloter dengan total 6.455 jemaah telah diberangkatkan menuju Madinah. Sementara itu, dua jemaah terpaksa menunda keberangkatan karena sakit dan saat ini menjalani perawatan di rumah sakit.
Dengan jumlah jemaah yang besar dan beragam latar belakang, Embarkasi Surabaya terus memastikan pelayanan optimal agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan nyaman.
Editor : Hany Akasah