RADAR SURABAYA BISNIS - Harga emas batangan bersertifikat Antam produksi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami penurunan pada perdagangan Senin (27/4).
Koreksi ini terjadi setelah sebelumnya harga emas sempat stagnan di akhir pekan.
Berdasarkan pembaruan terbaru, harga emas Antam untuk pecahan satu gram kini berada di level Rp 2.809.000.
Angka tersebut turun Rp 16.000 dibandingkan harga sebelumnya yang berada di posisi Rp 2.825.000 per gram.
Penurunan serupa juga terjadi pada harga pembelian kembali atau buyback emas Antam.
Pada hari ini, harga buyback tercatat berada di level Rp 2.620.000 per gram, turun Rp 16.000 dari posisi sebelumnya sebesar Rp 2.636.000 per gram.
Dengan pergerakan tersebut, selisih antara harga jual emas dan harga buyback pada hari ini tercatat sebesar Rp 189.000 per gram.
Selisih ini menjadi salah satu pertimbangan penting bagi investor, terutama dalam menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau menjual emas.
Baca Juga: BRIN Ungkap Potensi Raksasa Mineral Laut Dalam RI, Isinya Komoditas Masa Depan
Koreksi harga emas Antam dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pergerakan harga emas global, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta dinamika ekonomi dan geopolitik internasional.
Dalam beberapa kondisi, penguatan dolar AS atau meredanya ketegangan global dapat menekan harga emas.
Meski mengalami penurunan, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Perubahan harga seperti saat ini juga kerap dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan evaluasi strategi investasinya.
Berikut rincian harga emas Antam pada Senin (27/4):
0,5 gram = Rp 1.454.500
1 gram = Rp 2.809.000
2 gram = Rp 5.558.000
3 gram = Rp 8.312.000
5 gram = Rp 13.820.000
10 gram = Rp 27.585.000
25 gram = Rp 68.837.000
50 gram = Rp 137.595.000
100 gram = Rp 275.112.000
250 gram = Rp 687.515.000
500 gram = Rp 1.374.820.000
1.000 gram = Rp 2.749.600.000
Harga tersebut merupakan harga dasar sebelum pajak sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan harga emas secara berkala, mengingat pergerakannya sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar global dan domestik yang dinamis. (iza/han)
Editor : Hany Akasah