Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Rupiah Melemah di Awal Perdagangan, Pergerakan Diperkirakan Terbatas Hari Ini

Hany Akasah • Rabu, 22 April 2026 | 10:05 WIB
ILUSTRASI: Mata uang rupiah yang melemah di awal perdagangan Rabu (22/4)
ILUSTRASI: Mata uang rupiah yang melemah di awal perdagangan Rabu (22/4)

RADAR SURABAYA BISNIS - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pada perdagangan Rabu (22/4) pagi.

Mata uang rupiah berada di posisi Rp 17.152 per dolar AS, turun dibandingkan penutupan sebelumnya.

Berdasarkan pergerakan pasar, rupiah melemah sekitar 65,8 poin atau setara 0,39 persen.

Tekanan ini mencerminkan sentimen yang masih membayangi pasar valuta asing, terutama di kawasan Asia.

Baca Juga: Harga Sembako Surabaya, Gresik, Sidoarjo Rabu 22 April 2026, Garam dan Cabai Naik Signifikan

Pelemahan rupiah terjadi seiring dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia yang juga berada di zona merah.

Yuan China tercatat turun sekitar 0,02 persen, sementara peso Filipina melemah 0,28 persen. Ringgit Malaysia juga mengalami depresiasi sekitar 0,14 persen terhadap dolar AS.

Meski demikian, tidak semua mata uang Asia bergerak negatif. Beberapa mata uang justru mencatatkan penguatan.

Dolar Singapura menguat sekitar 0,08 persen, diikuti yen Jepang yang naik 0,06 persen. Won Korea Selatan juga terapresiasi cukup signifikan sebesar 0,26 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong tercatat melemah tipis sekitar 0,03 persen.

Baca Juga: Harga Emas Antam Kembali Anjlok, Buyback Ikut Terkoreksi

Melansir CNN Indonesia, analis mata uang Lukman Leong memperkirakan pergerakan rupiah pada hari ini akan cenderung terbatas.

Hal ini dipengaruhi oleh sikap pelaku pasar yang masih menunggu kepastian dari hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

Menurutnya, pelaku pasar saat ini cenderung mengambil posisi wait and see sambil mencermati arah kebijakan moneter yang akan diumumkan oleh otoritas.

Keputusan tersebut dinilai akan menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah pergerakan rupiah ke depan.

Ia juga memperkirakan nilai tukar rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 17.100 hingga Rp 17.200 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Baca Juga: Bukan Sekadar Impor, Ini Alasan Bahlil Pakai Taktik Bola Barcelona untuk Selamatkan Industri Gas Nasional

Rentang tersebut mencerminkan volatilitas yang masih relatif terbatas di tengah ketidakpastian yang ada.

Dengan kondisi tersebut, pelaku pasar diimbau untuk tetap waspada dan mencermati perkembangan kebijakan serta dinamika global yang dapat memengaruhi nilai tukar.

Pergerakan rupiah diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#rupiah #RDG #pasar #dolar #uang