Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Danantara Gandeng Qatar Investasi di Labuan Bajo, Ini Dampak Besarnya bagi Pariwisata dan Ekonomi NTT

Hany Akasah • Selasa, 31 Maret 2026 | 19:37 WIB
Labuan Bajo memiliki peran strategis dalam ambisi pariwisata Indonesia sebagai pintu gerbang menuju Flores dan Taman Nasional Komodo, yang merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
Labuan Bajo memiliki peran strategis dalam ambisi pariwisata Indonesia sebagai pintu gerbang menuju Flores dan Taman Nasional Komodo, yang merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

 

radarsurabayabisnis.id - Danantara Indonesia mengumumkan rencana investasi di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan memperkuat ekonomi di Indonesia timur.

Dalam proyek ini, Danantara akan bekerja sama dengan Qatar Investment Authority (QIA), yang sebelumnya telah menjadi investor dalam proyek tersebut. Kolaborasi ini ditujukan untuk menciptakan nilai jangka panjang sekaligus mendukung prioritas pembangunan Indonesia.

Baca Juga: Bank Jatim Catat Laba Bersih Rp1,54 Triliun, Aset Tembus Rp105,8 Triliun, Ini Strategi yang DIpakai

Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Sjahrir, mengatakan investasi di Labuan Bajo menjadi bukti komitmen Danantara dalam menjalankan investasi yang disiplin dan berdampak strategis.

“Kami sangat senang mengumumkan investasi ini dan menantikan kerja sama erat dengan QIA dalam proyek ini untuk meningkatkan potensi jangka panjang Indonesia, termasuk di bagian timur Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Timur,” ujar Pandu, Selasa (31/3).

Danantara Investasi di Labuan Bajo untuk Proyek Pariwisata Baru

Pandu menjelaskan, investasi yang dilakukan merupakan proyek pengembangan fasilitas baru dari awal atau greenfield.

Labuan Bajo dipilih karena memiliki peran strategis sebagai pintu gerbang menuju Flores dan Taman Nasional Komodo, yang merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.

Baca Juga: Rupiah Ditutup Melemah di Tengah Dinamika Pasar Global dan Sentimen Geopolitik

Melalui proyek ini, Danantara menargetkan Labuan Bajo semakin kuat sebagai destinasi wisata kelas dunia.

“Inisiatif ini menjadi landasan bagi serangkaian investasi yang lebih luas, yang bertujuan menghasilkan keuntungan berkelanjutan sekaligus membuka peluang sosial ekonomi baru bagi Indonesia,” kata Pandu.

Dampak Investasi Danantara di Labuan Bajo

Investasi Danantara di Labuan Bajo diproyeksikan memberikan dampak ekonomi besar bagi masyarakat di NTT, terutama selama tahap pembangunan dan operasional.

Proyek ini diperkirakan akan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara, mendorong pertumbuhan usaha lokal, memperkuat ekonomi masyarakat di Indonesia timur.

Pandu menilai keberadaan proyek tersebut akan membantu memperkenalkan keindahan alam dan budaya Indonesia ke pasar global.

“Dengan berlokasi di salah satu pulau terpopuler di Indonesia, investasi ini akan membantu mempromosikan keajaiban alam dan kekayaan budaya Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi wisata terkemuka,” ujarnya.

Labuan Bajo Jadi Fokus Pengembangan Pariwisata Indonesia

Labuan Bajo selama ini menjadi salah satu destinasi prioritas nasional karena menjadi akses utama menuju Taman Nasional Komodo.

Baca Juga: Isu Kenaikan Harga BBM 1 April Berhembus, Pertamina Pastikan Belum Ada Pengumuman Resmi

Karena itu, investasi Danantara di Labuan Bajo dinilai dapat mempercepat pengembangan kawasan wisata premium di NTT sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia.

Danantara menegaskan tetap menjalankan mandat investasi secara disiplin dan berorientasi pada pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

“Penyelesaian investasi ini bergantung pada keterpenuhan persyaratan dan kepatuhan terhadap kebijakan yang relevan,” pungkas Pandu.

Editor : Hany Akasah
#qatar #labuan bajo #Danantara #ntt