Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Target 6 Persen, Menkeu Purbaya Ungkap Sinyal Ekonomi RI Melejit, Ini Kuncinya

Hany Akasah • Jumat, 27 Maret 2026 | 14:31 WIB
OPTIMIS: Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2026 bisa mencapai kisaran 5,5 persen hingga 5,7 persen.
OPTIMIS: Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2026 bisa mencapai kisaran 5,5 persen hingga 5,7 persen.

 

radarsurabayabisnis.id - Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2026 bisa mencapai kisaran 5,5 persen hingga 5,7 persen. Keyakinan ini didorong oleh berbagai indikator ekonomi yang menunjukkan tren positif, terutama dari sektor konsumsi masyarakat yang terus meningkat.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah data seperti survei konsumen, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia, hingga penjualan kendaraan bermotor menunjukkan performa yang cukup kuat. Menurutnya, angka-angka tersebut bukan sekadar asumsi, melainkan hasil nyata dari kebijakan yang telah dijalankan pemerintah.

Baca Juga: Perusahaan Sektor Keuangan Dominasi Pipeline Obligasi di BEI

Purbaya menegaskan bahwa optimisme tersebut berbasis data dan didukung oleh langkah-langkah strategis yang telah dimasukkan ke dalam sistem perekonomian. Ia juga memastikan bahwa likuiditas tetap terjaga, salah satunya melalui belanja pemerintah yang dilakukan tepat waktu serta upaya berkelanjutan dalam memperbaiki iklim usaha.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa jika sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter berjalan selaras, maka target pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen sebenarnya bukan hal yang sulit dicapai. Menurutnya, mesin penggerak ekonomi sudah mulai berjalan dan memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi nasional, sehingga risiko menuju resesi atau krisis dinilai sangat kecil.

Baca Juga: Kapan Harga BBM Naik? Menkeu Purbaya Bongkar Kekuatan APBN di Tengah Lonjakan Harga Minyak Dunia

Di sisi lain, Purbaya sempat berkelakar terkait target ambisius tersebut. Ia menyebut bahwa dirinya siap menerima kritik bahkan diminta mundur apabila target pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen tidak tercapai pada akhir tahun. Pernyataan tersebut disampaikan dengan nada santai, namun tetap mencerminkan besarnya tantangan yang dihadapi pemerintah.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi, Kementerian Keuangan tidak hanya mengandalkan kebijakan fiskal semata. Pemerintah juga akan mengoptimalkan peran berbagai lembaga pembiayaan seperti PT Sarana Multi Infrastruktur, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia, serta Geo Dipa Energi. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat investasi dan mempercepat pergerakan ekonomi di berbagai sektor.

Baca Juga: Rupiah Kembali Tertekan, Pasar Asia Bergerak Variatif di Tengah Sentimen Global

Secara keseluruhan, Purbaya menilai fondasi ekonomi Indonesia saat ini cukup kuat. Dengan berbagai kebijakan yang telah dijalankan dan dukungan dari sektor konsumsi serta investasi, ia yakin pertumbuhan ekonomi nasional akan tetap terjaga bahkan berpotensi meningkat di tengah tantangan global yang masih berlangsung.

Editor : Hany Akasah
#pertumbuhanekonomi #menkeu #Purbaya