Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Rupiah Dibuka Melemah ke Rp 16.902 per Dolar AS, Mayoritas Mata Uang Asia Ikut Tertekan

Hany Akasah • Kamis, 12 Maret 2026 | 10:37 WIB

ILUSTRASI: Mata uang Asia yang kompak melemah di perdagangan Kamis (12/3/2026)
ILUSTRASI: Mata uang Asia yang kompak melemah di perdagangan Kamis (12/3/2026)

RADAR SURABAYA BISNIS - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pada awal perdagangan Kamis (12/3/2026) bergerak melemah.

Tekanan terhadap rupiah terlihat sejak pembukaan pasar pagi.

Mengacu pada data Bloomberg hingga pukul 09.47 WIB rupiah di pasar spot tercatat berada di level R p16.902 per dolar AS.

Posisi tersebut menunjukkan pelemahan sekitar 16 poin atau 0,09 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah pada pagi hari ini sejalan dengan tren mata uang di kawasan Asia yang mayoritas berada di zona negatif terhadap dolar AS.

Beberapa mata uang utama di kawasan juga mencatatkan pelemahan tipis hingga moderat.

Yen Jepang terkoreksi sekitar 0,08 persen, dolar Singapura melemah 0,16 persen, sementara dolar Taiwan turun 0,05 persen.

Won Korea Selatan mencatat pelemahan yang lebih dalam yakni sekitar 0,36 persen.

Di kawasan Asia Tenggara, peso Filipina terpantau turun 0,67 persen dan rupee India melemah sekitar 0,26 persen.

Yuan Tiongkok juga terkoreksi tipis sebesar 0,06 persen, diikuti ringgit Malaysia yang turun 0,28 persen, serta baht Thailand yang melemah sekitar 0,45 persen.

Di sisi lain, dolar Hong Kong menjadi salah satu mata uang yang bergerak terbatas dengan penguatan sekitar 0,02 persen terhadap dolar AS.

Selain pasar valuta asing, tekanan juga terlihat di pasar saham domestik.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat dibuka di zona hijau pada awal perdagangan.

Namun penguatan tersebut tidak berlangsung lama karena indeks segera berbalik arah ke zona merah.

Pada pukul 09.40 WIB, IHSG tercatat berada di posisi 7.339,3 atau turun sekitar 50,05 poin setara 0,68 persen dari posisi sebelumnya.

Pergerakan rupiah dan IHSG pada awal perdagangan mencerminkan dinamika pasar keuangan yang masih dipengaruhi berbagai sentimen global maupun regional.

Investor umumnya mencermati perkembangan ekonomi global, arah kebijakan moneter, serta pergerakan dolar AS yang dapat memengaruhi pasar keuangan negara berkembang, termasuk Indonesia. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#perdagangan #rupiah #internasional #asia #Rupiah hari ini #mata uang