Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Harga Emas Antam Melonjak Rp 40.000 pada 11 Maret 2026, Kini Rp 3.087.000 per Gram

Hany Akasah • Rabu, 11 Maret 2026 | 09:29 WIB

ILUSTRASI: Satu batang emas yang mengalami penguatan pada perdagangan Rabu (11/2/2026).
ILUSTRASI: Satu batang emas yang mengalami penguatan pada perdagangan Rabu (11/2/2026).

RADAR SURABAYA BISNIS - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Rabu (11/3/2026).

Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini melonjak cukup tajam dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Untuk pecahan 1 gram, harga emas Antam saat ini dipatok sebesar Rp 3.087.000 per gram.

Angka tersebut naik Rp 40.000 dibandingkan harga pada Selasa (10/3/2026) yang berada di level Rp 3.047.000 per gram.

Sebelumnya, pada perdagangan Selasa, harga emas Antam juga sempat mengalami kenaikan sebesar Rp 8.000.

Dengan demikian, tren kenaikan harga emas masih berlanjut dalam dua hari terakhir.

Selain harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga ikut mengalami peningkatan.

Baca Juga: Siswa Jatim Dilarang Bawa HP ke Kelas Setelah Lebaran, Begini Skema Aturannya

Pada perdagangan hari ini, harga buyback tercatat sebesar Rp 2.847.000 per gram, atau naik Rp 45.000 dibandingkan posisi sebelumnya.

Berikut rincian harga emas batangan Antam sebelum pajak yang dilansir dari laman resmi Logam Mulia:

0.5 gram = Rp 1.593.500
1 gram = Rp 3.087.000
2 gram = Rp 6.114.000
3 gram = Rp 9.146.000
5 gram = Rp 15.210.000
10 gram = Rp 30.365.000
25 gram = Rp 75.787.000
50 gram = Rp 151.495.000
100 gram = Rp 302.912.000
250 gram = Rp 757.015.000
500 gram = Rp 1.513.820.000
1000 gram = Rp 3.027.600.000

Kenaikan harga emas Antam ini tidak terlepas dari pergerakan harga emas dunia yang juga menunjukkan tren penguatan.

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Konversi 120 Juta Motor Listrik dalam 4 Tahun

Berdasarkan laporan Bloomberg, harga emas global di pasar spot pada perdagangan sebelumnya ditutup di level US$5.191,5 per troy ons.

Angka tersebut naik sekitar 1,01 persen dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi posisi tertinggi sejak awal Maret atau dalam sekitar satu pekan terakhir.

Penguatan harga emas dunia tersebut turut memberikan dampak terhadap harga emas domestik, termasuk produk logam mulia Antam.

Selain faktor pasar global, ketidakpastian geopolitik juga menjadi salah satu pendorong kenaikan harga emas.

Ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah membuat investor cenderung beralih ke aset yang dianggap lebih aman, salah satunya emas.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dukung Peningkatan Omzet UMKM di Bazaar Al-Madinah Melalui Program Bright Gas

Dalam situasi ketidakpastian global, logam mulia sering dipandang sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang mampu menjaga nilai investasi.

Kondisi inilah yang turut mendorong meningkatnya permintaan terhadap emas di pasar internasional.

Dengan pergerakan harga yang masih fluktuatif, masyarakat maupun investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga emas sebelum melakukan transaksi, baik untuk membeli maupun menjual kembali logam mulia. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#perdagangan #antam #internasional #emas antam #emas hari ini #logam mulia #emas