Berikut rincian harga emas batangan Antam sebelum pajak yang dilansir dari laman resmi Logam Mulia:
0.5 gram = Rp 1.593.500
1 gram = Rp 3.087.000
2 gram = Rp 6.114.000
3 gram = Rp 9.146.000
5 gram = Rp 15.210.000
10 gram = Rp 30.365.000
25 gram = Rp 75.787.000
50 gram = Rp 151.495.000
100 gram = Rp 302.912.000
250 gram = Rp 757.015.000
500 gram = Rp 1.513.820.000
1000 gram = Rp 3.027.600.000
Kenaikan harga emas Antam ini tidak terlepas dari pergerakan harga emas dunia yang juga menunjukkan tren penguatan.
Baca Juga: Pemerintah Targetkan Konversi 120 Juta Motor Listrik dalam 4 Tahun
Berdasarkan laporan Bloomberg, harga emas global di pasar spot pada perdagangan sebelumnya ditutup di level US$5.191,5 per troy ons.
Angka tersebut naik sekitar 1,01 persen dibandingkan hari sebelumnya dan menjadi posisi tertinggi sejak awal Maret atau dalam sekitar satu pekan terakhir.
Penguatan harga emas dunia tersebut turut memberikan dampak terhadap harga emas domestik, termasuk produk logam mulia Antam.
Selain faktor pasar global, ketidakpastian geopolitik juga menjadi salah satu pendorong kenaikan harga emas.
Ketegangan yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah membuat investor cenderung beralih ke aset yang dianggap lebih aman, salah satunya emas.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Dukung Peningkatan Omzet UMKM di Bazaar Al-Madinah Melalui Program Bright Gas
Dalam situasi ketidakpastian global, logam mulia sering dipandang sebagai aset lindung nilai (safe haven) yang mampu menjaga nilai investasi.
Kondisi inilah yang turut mendorong meningkatnya permintaan terhadap emas di pasar internasional.
Dengan pergerakan harga yang masih fluktuatif, masyarakat maupun investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga emas sebelum melakukan transaksi, baik untuk membeli maupun menjual kembali logam mulia. (iza/han)