Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Harga Emas Antam Menguat ke Rp 3.047.000 per Gram, Usai Anjlok pada Perdagangan Sebelumnya

Hany Akasah • Selasa, 10 Maret 2026 | 09:53 WIB

ILUSTRASI: Emas produksi Antam yang menguat dari perdagangan sebelumnya
ILUSTRASI: Emas produksi Antam yang menguat dari perdagangan sebelumnya

RADAR SURABAYA BISNIS - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan pada perdagangan Selasa (10/3/2026).

Setelah sempat mengalami penurunan cukup tajam pada perdagangan sebelumnya, harga logam mulia tersebut kini kembali menguat.

Berdasarkan data yang dilansir dari laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam untuk pecahan 1 gram saat ini berada di level Rp 3.047.000.

Angka tersebut naik Rp 43.000 dibandingkan perdagangan Senin (9/3/2026) yang sempat turun ke level Rp 3.004.000 per gram.

Kenaikan ini menunjukkan bahwa pergerakan harga emas masih cukup dinamis dalam beberapa hari terakhir.

Fluktuasi harga tersebut mencerminkan kondisi pasar global yang masih dipengaruhi berbagai sentimen ekonomi dan geopolitik.

Adapun rincian harga emas batangan Antam sebelum pajak adalah sebagai berikut:

0.5 gram = Rp 1.573.500
1 gram = Rp 3.047.000
2 gram = Rp 6.034.000
3 gram = Rp 9.026.000
5 gram = Rp 15.010.000
10 gram = Rp 29.965.000
25 gram = Rp 74.787.000
50 gram = Rp 149.495.000
100 gram = Rp 298.912.000
250 gram = Rp 747.015.000
500 gram = Rp 1.493.820.000
1000 gram = Rp 2.987.600.000

Pergerakan harga emas di pasar domestik umumnya mengikuti dinamika harga emas global serta pergerakan nilai tukar mata uang.

Selain itu, kondisi geopolitik dunia juga turut memengaruhi sentimen pasar terhadap logam mulia.

Saat ini, harga emas masih berada dalam kondisi yang relatif tidak stabil seiring meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.

Situasi geopolitik tersebut memicu ketidakpastian di pasar keuangan global, sehingga membuat pergerakan harga komoditas, termasuk emas, menjadi lebih fluktuatif.

Di tengah kondisi tersebut, emas masih sering dipandang sebagai salah satu aset lindung nilai (safe haven) oleh para investor.

Oleh karena itu, perubahan harga emas dalam beberapa waktu terakhir terus menjadi perhatian pelaku pasar maupun masyarakat yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen investasi. (iza/han)

Editor : Hany Akasah
#perdagangan #antam #emas antam #konflik timur tengah #emas hari ini #logam mulia #emas