RADAR SURABAYA BISNIS - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali akan menggelar pameran dengan tema BCA Expoversary 2026 di Ciputra World Surabaya.
Event menarik ini akan diikuti sekitar 43 pengembang dengan 70 proyek yang tersebar di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan sekitarnya.
Senior Vice President Credit Consumer Loan BCA, Handy Weriko, mengatakan, tahun ini pihaknya yakin kondisi pasar properti akan lebih baik dari tahun lalu. Selain karena demand rumah masih tinggi, juga didorong adanya kebijakan pemerintah, PPN-DTP.
“Program PPN DTP sudah diumumkan sejak awal tahun ini. Jadi masanya panjang. Memang disatu sisi akan membuat konsumen menunda beli, namun disisi lain kebijakan ini tetap menarik untuk masyarakat membeli properti,” kata Handy, Rabu (28/1/2026).
Untuk itu dia yakin, dalam BCA Expoversary 2026 yang digelar pada tanggal 6-8 Februari di Mall Ciputra World Surabaya akan respons baik masyarakat.
Apalagi, selama pameran, pihaknya menawarkan bunga KPR special 2,49 persen fixed 1 tahun dan 3,95 persen fixed 33 tahun.
Hal ini tentu akan semakin memantik minat beli konsumen terhadap berbagai produk properti terutama rumah yang sesuai dengan kebutuhanya.
Itu belum termasuk berbagai promo menarik dari para developer yang cukup banyak dan beragam.
“Pameran ini biasanya sudah ditunggu masyarakat. Karena selalu ada program menarik baik bunga KPR maupun promo dari developer,” tambahnya.
Dikatakan, di wilayah Surabaya, sekitar 40 persen pengajuan KPR berasal dari refinancing.
Selain itu, konsumen juga lebih suka bunga berjenjang terutama untuk KPR dengan nilai diatas Rp 5 miliar. Karena mereka umumnya sudah memiliki dana.
"Namun untuk segmen menengah, terutama rumah dengan harga sekitar Rp 2 miliar, mereka lebih suka bunga yang fix karena bisa mengatur spending-nya,” katanya.
Sementara itu, Meliani Tjondro, Vice President Consumer Loan BCA Surabaya, menambahkan, tahun lalu secara nasional penyerapan KPR mencapai Rp 40 triliun.
Sementara dari BCA Surabaya yang membawahi beberapa kota di Jatim menyumbang sekitar 15 persen.
Dari jumlah tersebut KPR dengan nilai Rp 2 miliar ke bawah menyumbang lebih dari 50 persen dari total portofolio.
Hal ini menunjukan bahwa cukup banyak masyarakat middle yang membututhkan hunian terutama kalangan muda.
“Kami optimis tahun ini tetap ada growth sekitar 2-5 persen. Kami moderat saja ditengah ekonomi yang masih menghadapi tantangan ini,” katanya.
Dia mengatakan dalam BCA Expoversary 2026, jumlah pesertanya leibih banyak 43 developer dan 70 proyek yang tersebar di Surabaya, Gresik, Sidoarjo dan sekitarnya.
Penawaran bunga menarik 2,49 persen akan berlaku hingga 31 Mei 2026.
“Biasanya dalam pameran seperti ini bisa membukukan sekitar 50 persen aplikasi KPR baru. Saat ini kami juga ada program KPR Sejahtera untuk melayani pembiayaan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah melalui FLPP dari pemerintah. Suku bunga flat 5 persen selama 20 tenor dengan plafon maksimal Rp 350 juta,” tutup Meliani. (fix)
Editor : Nofilawati Anisa