Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Baru Mulai Investasi? Pahami 5 Istilah Dasar Saham Ini Agar Cuanmu Tetap Aman

Hany Akasah • Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:53 WIB

PANDUAN INVESTASI: Menguasai Istilah Dasar dan Strategi Pasar Modal bagi Pemula.
PANDUAN INVESTASI: Menguasai Istilah Dasar dan Strategi Pasar Modal bagi Pemula.

RADAR SURABAYA BISNIS – Investasi saham kini semakin diminati oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda. 

Namun, terjun ke pasar modal tanpa pemahaman dasar ibarat masuk ke medan perang tanpa senjata. 

Memahami istilah-istilah ini sangat krusial agar investor tidak sekadar ikut-ikutan (FOMO), tetapi mampu mengambil keputusan berdasarkan strategi yang matang. 

 

Berikut adalah 5 istilah dasar dunia saham yang perlu Anda ketahui:

1. Emiten

Dalam dunia pasar modal, Emiten merujuk pada pihak atau perusahaan yang menerbitkan efek. Efek tersebut bisa berupa saham, obligasi, atau instrumen keuangan lainnya yang ditawarkan kepada publik untuk mendapatkan pendanaan melalui pasar modal.

2. Bid (Harga Beli)

Saat Anda ingin membeli saham, Anda akan berhadapan dengan istilah Bid. Ini adalah harga penawaran beli yang diajukan oleh calon pembeli saham. Transaksi akan terjadi jika ada penjual yang bersedia melepas sahamnya di harga tersebut.

3. Offer / Ask (Harga Jual)

Kebalikan dari Bid, Offer atau Ask adalah harga penawaran jual yang diajukan oleh pemilik saham. Jika Anda ingin segera memiliki suatu saham tanpa mengantre, Anda bisa langsung membeli di harga offer tertinggi yang tersedia.

 

4. Take Profit

Investasi tentu bertujuan mencari keuntungan. Take Profit adalah strategi atau tindakan menjual saham pada tingkat harga tertentu yang telah direncanakan sebelumnya guna merealisasikan keuntungan (profit). Hal ini penting untuk mengamankan hasil investasi sebelum harga kembali berfluktuasi.

 

5. Trailing Stop

Bagi investor yang ingin mengamankan keuntungan sekaligus membatasi kerugian secara otomatis, Trailing Stop adalah fitur yang sangat berguna. Ini merupakan strategi pembatasan kerugian yang level harganya bergerak mengikuti kenaikan harga saham. Tujuannya adalah untuk melindungi keuntungan yang sudah diperoleh agar tidak hilang saat harga tiba-tiba berbalik turun.

Dengan memahami istilah dasar seperti di atas, investor diharapkan lebih bijak dalam mengelola portofolio mereka dan mampu meminimalisir risiko investasi.

Editor : Hany Akasah
#istilah #pemula #invesasi #saham #Profit #BID