Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Dua Direksi BJTM Kompak Borong Saham, Segini Besarannya

Mus Purmadani • Selasa, 6 Januari 2026 | 13:00 WIB
ILUSTRASI: Kantor pusat Bank Jatim di Jalan Basuki Rahmat Surabaya.
ILUSTRASI: Kantor pusat Bank Jatim di Jalan Basuki Rahmat Surabaya.

RADAR SURABAYA BISNIS - Di tengah semakin positifnya kinerja perseroan, sejumlah Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus menambah kepemilikan sahamnya.

Hal tersebut sebagai bentuk sense of belonging serta optimisme manajemen terhadap kinerja perusahaan menghadapi tahun 2026.

Terdapat dua direksi Bank Jatim yang secara kompak memborong saham di pengujung tahun 2026. Yaitu Wakil Direktur Utama Bank Jatim R. Arief Wicaksono dan Direktur Bisnis Menengah, Korporasi & Jaringan Bank Jatim Arif Suhirman.

Tercatat, R Arief Wicaksono telah membeli saham Bank Jatim sebanyak 461.500 lembar saham. Alhasil, saat ini Arief telah mengantongi 1,86 juta lembar saham.

Kemudian Arif Suhirman juga melakukan hal serupa. Dia membeli 461.500 lembar.

Dengan demikian, saat ini Arif sudah menggenggam 1,64 juta lembar saham Bank Jatim.

Arief mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh nasabah, stakeholders, pemerintah, dan para regulator atas kepercayaan yang telah diberikan kepada perseroan sehingga Bank Jatim mampu melewati tahun 2025 dengan kinerja solid.

"Perekonomian Jawa Timur maupun Indonesia akan tetap tangguh dan stabil di tengah berbagai tantangan yang ada di tingkat global serta regional," jelasnya, Senin (5/1/2026).

Hingga November 2025, laba bersih Bank Jatim (bank only) mampu mencatatkan angka Rp 1,27 triliun atau tumbuh 21,81 persen (YoY).

Kemudian dari sisi kredit, sepanjang 11 bulan pertama 2025, perusahaan dengan kode BJTM di lantai bursa itu mampu mencatatkan pertumbuhan kredit yang cukup baik yaitu sebesar 6 persen (YoY).

Lini digital banking juga tak luput dari pertumbuhan positif. Sampai November 2025, JConnect Mobile telah memiliki 973.244 user.

Angka tersebut naik 20,14 persen (YoY). Sementara untuk nominal transaksinya tercatat sebesar Rp 58,36 triliun atau tumbuh 22,12 persen (YoY).

Kemudian, JConnect Qris BJTM juga sudah mencapai 201.796 user atau naik 18,39 persen (YoY) dengan nominal transaksi sebesar Rp 3,49 triliun atau meningkat 28,09 persen (YoY).

“Dengan melihat kinerja positif Bank Jatim menjelang akhir 2025 itu, kami optimis prospek bisnis di tahun 2026 ini akan sangat baik dan tentu Bank Jatim akan selalu konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor," jelas Arief. (mus/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#bjtm #lantai bursa #jawa timur #R Arief Wicaksono #Arif Suhirman #laba bersih #borong saham #bank jatim #perekonomian #direksi