Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

BI Ungkap Kinerja Penjualan Eceran Kota Surabaya

Mus Purmadani • Sabtu, 20 Desember 2025 | 16:43 WIB
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim

RADAR SURABAYA BISNIS – Kinerja penjualan eceran di Kota Surabaya pada November 2025 mengalami peningkatan secara tahunan.

Hal ini berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, mengatakan peningkatan tersebut tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) November 2025 yang diprakirakan mencapai 489,4.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 19,7 persen (year on year/yoy), lebih tinggi dibandingkan realisasi September 2025 yang tercatat sebesar 19,1 persen (yoy).

“Peningkatan kinerja penjualan eceran terutama didorong oleh kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Barang Budaya dan Rekreasi, serta Barang Lainnya subkelompok Sandang,” ujar Ibrahim dalam keterangan resminya, Jumat (19/12).

Ia menjelaskan, menguatnya kinerja tersebut sejalan dengan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru.

Meski demikian, beberapa kelompok masih diprakirakan mengalami pertumbuhan yang melambat, seperti Makanan, Minuman, dan Tembakau.

Sementara itu, sejumlah kelompok tercatat masih mengalami kontraksi pada November 2025, meskipun tidak sedalam bulan sebelumnya.

Kelompok tersebut antara lain Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Peralatan Informasi dan Komunikasi, serta Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya.

Secara bulanan, kinerja penjualan eceran November 2025 diprakirakan tumbuh stagnan sebesar 0,0 persen (month to month/mtm), melambat dibandingkan Oktober 2025 yang tumbuh 0,4 persen (mtm).

Perlambatan terutama terjadi pada kelompok Suku Cadang dan Aksesori serta Barang Lainnya subkelompok Sandang.

Namun demikian, terdapat beberapa kelompok yang diprakirakan mengalami perbaikan kinerja secara bulanan, seperti Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Peralatan Informasi dan Komunikasi, serta Barang Budaya dan Rekreasi.

Di sisi lain, penjualan kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau diprakirakan terkontraksi dibandingkan Oktober 2025.

Adapun pada Oktober 2025, realisasi penjualan eceran Kota Surabaya tercatat meningkat baik secara tahunan maupun bulanan.

IPR Oktober 2025 tercatat sebesar 489,6 atau tumbuh 19,1 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan September 2025 yang tumbuh 17,9 persen (yoy).

Peningkatan tersebut didorong oleh kelompok Suku Cadang dan Aksesori, Makanan, Minuman, dan Tembakau, serta Barang Budaya dan Rekreasi.

Selain itu, perbaikan pertumbuhan juga tercatat pada kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi serta Barang Lainnya subkelompok Sandang, meskipun masih berada dalam fase kontraksi.

Kinerja positif penjualan eceran Surabaya juga sejalan dengan IPR Nasional Oktober 2025 yang tercatat sebesar 219,7 atau tumbuh 4,3 persen (yoy), meningkat dari bulan sebelumnya sebesar 3,7 persen (yoy).

Secara bulanan, penjualan eceran nasional tumbuh 0,4 persen (mtm), membaik dibandingkan September 2025 yang terkontraksi 1,5 persen (mtm).

Lebih lanjut, responden survei memprakirakan kinerja penjualan eceran akan terus meningkat dalam tiga dan enam bulan ke depan, yakni pada Januari dan April 2026.

Optimisme tersebut tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) Januari 2026 yang mencapai 174,4, lebih tinggi dibandingkan Desember 2025 sebesar 170,7.

Sementara itu, IEP April 2026 tercatat sebesar 164,6, meningkat dari Maret 2026 yang sebesar 152,4.

Dari sisi harga, tekanan inflasi diprakirakan meningkat pada Januari dan April 2026.

Indeks Ekspektasi Harga Umum Januari 2026 tercatat sebesar 158,5, naik dari Desember 2025 sebesar 148,8, seiring meningkatnya permintaan masyarakat pada momen Tahun Baru.

"Adapun Indeks Ekspektasi Harga Umum April 2026 diprakirakan mencapai 162,2, lebih tinggi dibandingkan Maret 2026 sebesar 158,5, sejalan dengan meningkatnya permintaan pada momen peringatan Hari Kartini," pungkasnya. (mus)

Editor : Nofilawati Anisa
#kantor perwakilan bank indonesia jatim #kota surabaya #ibrahim #Bank Indonesia Award #penjualan eceran #November 2025