Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Butuh Investasi Rp 10.000 Triliun Kejar Target Ekonomi 8 Persen

Nofilawati Anisa • Minggu, 14 Desember 2025 | 23:04 WIB

 

KEJAR TARGET: Kinerja ekspor impor menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
KEJAR TARGET: Kinerja ekspor impor menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

RADAR SURABAYA BISNIS - Indonesia membutuhkan investasi besar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen di tahun 2029.

Ekonom Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) sekaligus Tenaga Ahli Badan Komunikasi Pemerintah, Fithra Faisal Hastiadi memperkirakan total kebutuhan investasi Indonesia mencapai Rp 10.000 triliun.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 3.000 triliun hanya dapat dipenuhi dari dalam negeri, sementara sisanya sangat bergantung pada investasi asing.

Karena itu, diplomasi ekonomi Presiden Prabowo Subianto dinilai menjadi langkah krusial untuk mengejar kebutuhan tersebut.

“Sehingga sangat krusial bagi kita untuk menjalin kerja sama dan potensi kerja sama ekonomi dengan negara-negara partner,” ujar Fithra saar ditemui di Gedung FEB UI, Depok, dilansir dari laman Investor, Minggu (14/12). 

Ia menyoroti percepatan sejumlah perjanjian dagang strategis, seperti EU–Indonesia Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA), kerja sama ekonomi dengan Kanada, serta Inggris.

Menurutnya, momentum ini juga didorong oleh kebutuhan Uni Eropa mencari pasar non-tradisional di tengah tekanan geopolitik global.

Namun demikian, tantangan utama bukan pada komitmen, melainkan realisasi di lapangan.

Fithra mengingatkan tingkat pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas Indonesia masih relatif rendah, yakni sekitar 30 persen.

“PR-nya adalah bagaimana kementerian teknis bisa mengakselerasi perjanjian-perjanjian tersebut agar benar-benar dimanfaatkan,” tegasnya.

Ke depan, menurut Fithra, keberhasilan mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen akan ditentukan oleh kemampuan pemerintah memastikan komitmen investasi tidak berhenti di atas kertas, tetapi dapat diwujudkan dalam proyek nyata yang produktif dan berkelanjutan. (inv/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#kerja sama #uni eropa #kebutuhan #feb ui #Fithra Faisal Hastiadi #8 Persen #ekonom #CEPA #pertumbuhan ekonomi #investasi #tahun 2029