Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Bulan November 2025 Jawa Timur Catat Inflasi 2,63 Persen, Angka Tertinggi Ada di Kabupaten di Madura

Mus Purmadani • Selasa, 2 Desember 2025 | 17:33 WIB
Kepala BPS Jatim Zulkipli
Kepala BPS Jatim Zulkipli

RADAR SURABAYA BISNIS - Jawa Timur mencatat inflasi 2,63 persen year on year dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 109,42 di bulan November 2025.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Zulkipli mengatakan, inflasi tertinggi tercatat di Sumenep sebesar 3,26 persen dengan IHK 112,94, sedangkan inflasi terendah terjadi di Kabupaten Gresik sebesar 2,02 persen dengan IHK 107,41.

"Inflasi y-on-y tersebut terjadi akibat kenaikan harga yang tercermin dari meningkatnya indeks pada beberapa kelompok pengeluaran," ujarnya, Senin (1/12).

Zulkipli menjelaskan, kelompok pengeluaran tersebut meliputi kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 3,81 persen.

Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,80 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 1,34 persen.

Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,38 persen. Kelompok kesehatan 1,96 persen.

Kelompok transportasi 1,01 persen. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,17 persen. Kelompok pendidikan 1,71 persen. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,40 persen. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 13,56 persen.

"Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, yaitu sebesar 0,54 persen," katanya.

Sementara itu, tingkat inflasi month to month (m-to-m) dan year to date (y-to-d) Provinsi Jawa Timur pada November 2025 masing-masing tercatat sebesar 0,17 persen dan 2,16 persen. (mus)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#indeks harga konsumen (ihk) #Zulkipli #jawa timur #radar surabaya bisnis #inflasi #BPS Jawa Timur #sumenep #gresik #November 2025