RADAR SURABAYA BISNIS – Digital banking yang semakin familiar terutama dikalangan anak-anak muda membuat perbankan semakin aktif menggarapnya.
Selain aktif melakukan sosialisasi, juga terus menambah fasilitas pendukung digital banking.
Direktur Network & Retail Funding BTN, Rully Setiawan, menjelaskan, saat ini perkembangan digital banking cukup pesat.
Misalnya, super apps Bale yang baru dirilis dua tahun lalu saat ini sudah digunakan 3,3 juta nasabah.
“Hingga Oktober 2025, jumlah transaksi melalui super apps Bale mencapai 1,7 miliar dengan nilai sebesar Rp 82,16 triliun. Tingginya aktivitas transaksi digital menjadi landasan BTN memperluas transformasi layanan perbankan berbasis teknologi,” ujar Rully, Jumat (21/11).
Dia mengaku, pengguna digital banking memang mayoritas dari kalangan anak-anak muda yang mencapai 50 persen lebih dari total transaksi.
Sebab itu, pihaknya akan terus memperkuat layanan dan infrastruktur berbasis digital. Salah satunya melalui Digital Store.
Digital Store menawarkan pengalaman layanan perbankan modern tanpa sekat teller seperti kantor konvensional.
Transaksi dilakukan melalui perangkat digital mandiri, sementara petugas superstaf bertugas memberi panduan jika ada kendala teknis.
“Kami menghadirkan layanan yang cepat dan efisien sesuai kebiasaan masyarakat yang semakin digital. Saat ini kami mengoperasikan delapan Digital Store di Indonesia. Dan akhir tahun ini menjadi 23 unit. Jumlahnya akan meningkat menjadi 100 Digital Store pada tahun 2027 baik melalui konversi kantor cabang eksisting maupun pembukaan lokasi baru,’ ungkapnya.
Sementara lokasi yang dipilih untuk menjadi pusat pengembangan digital store di antaranya adalah kampus dan juga mall-mall besar yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Dan salah satu perguruan tinggi yang dipilih di Surabaya adalah Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
“Selain karena sudah lama bekerja sama, mahasiswa Unesa juga cukup besar, 70 ribu orang. Ini potensi nasabah digital masa depan. Kami juga memberikan edukasi perbankan dan kesempatan untuk magang di BTN,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Prof. Dr. Nurhasan mengatakan jika pihaknya menyambut baik kehadiran Digital Store di Unesa.
Hal ini akan semakin memudahkan para mahasiswa, dosen dan karyawan Unesa melakukan berbagai transaksi perbankan secara digital.
Apalagi saat ini Unesa memiliki mahasiswa sebanyak 70 ribu dan 2.300 karyawan yang tentunya semua memerlukan layanan perbankan seperti pembayaran uang kuliah mahasiswa maupun payroll karyawan Unesa.
“Digital Store mempermudah transaksi mahasiswa, dosen, dan karyawan. Layanan digital ini membantu memperlancar proses kegiatan belajar mengajar karena seluruh kebutuhan pembayaran dapat diakses dalam satu titik layanan,” ujar Nurhasan. (fix)
Editor : Nofilawati Anisa