Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Indonesia Catat Pertumbuhan Ekonomi 5,04 Persen di Kuartal III/2025

Nofilawati Anisa • Rabu, 5 November 2025 | 19:55 WIB
ILUSTRASI: Aktivitas perdagangan luar negeri atau ekspor impor yang menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi nasional.
ILUSTRASI: Aktivitas perdagangan luar negeri atau ekspor impor yang menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi nasional.

RADAR SURABAYA BISNIS - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III/2025 sebesar 5,04 persen secara year on year (yoy).

 

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud, mengatakan, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto pada triwulan III/2025 atas dasar harga berlaku sebesar Rp 6.060 triliun, kemudian atas harga konstan Rp 3.444 triliun.

“Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan III/2025 bila dibandingkan dengan triwulan III/2024 atau secara year on year tumbuh sebesar 5,04 persen," kata Edy dalam konferensi pers Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III/2025 BPS di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Jika dibandingkan triwulan II/2025 atau secara quarter to quarter (qtq), perekonomian nasional tumbuh sebesar 1,43 persen.

Sementara, secara ctc perekonomian Indonesia tumbuh sebesar 5,01 persen speanjang periode Januari hingga September 2025.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan III/2025 secara quarter to quarter (qtq) sejalan dengan pola musiman, seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya yaitu pertubuhan qtq selalu lebih rendah daripada triwulan II/2025," ujarnya.

Secara year on year, ekonomi triwulan III/2025 tumbuh 5,04 persen dibandingkan triwulan sama 2024.

Pertumbuhan ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan triwulan III/2024 yang tumbuh sebesar 4,95 persen.

Edy menjelaskan, dilihat dari sisi lapangan usaha pada triwulan III/2025 secara year on year sebagian besar lapangan usaha tumbuh positif.

Lapangan usaha utama yang memberikan kontribusi terbesar pada PDB adalah industri pengolahan, pertanian, perdagangan, kontruksi, dan pertambangan.

"Total share keempat lapangan usaha tersebut mencapai sekitar 65,02 persen dari PDB," jelaa Edy.

Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah jasa pendidikan yang tumbuh 10,59 persen didorong oleh dimulainya tahun ajaran baru dan peningkatan belanja fungsi pendidikan.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi juga ditopang oleh lapangan usaha perdagangan, dengan sumber pertumbuhan 0,72 persen, informasi dan komunikasi dengan sumber pertumbuhan 0,63 persen, seta pertanian dnegan sumber pertumbuhan 0,61 persen. (uta/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#perdagangan #bps #radar surabaya bisnis #kuartal III #Lapangan Usaha #konstruksi #pertanian #industri pengolahan #pertambangan #pertumbuhan ekonomi