Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

BEI Sebut 11 Perusahaan Sudah Antre IPO

Nofilawati Anisa • Selasa, 30 September 2025 | 05:17 WIB

 

ILUSTRASI: Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.
ILUSTRASI: Layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

RADAR SURABAYA BISNIS - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan terdapat 11 perusahaan berada dalam pipeline atau antrean untuk melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia.

“Sampai 26 September 2025, telah tercatat 23 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana dihimpun Rp 15,05 triliun,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna, Senin (29/9).

Dari 11 perusahaan dalam antrean IPO, Nyoman mengungkapkan sebanyak empat perusahaan beraset skala besar di atas Rp 250 miliar, merujuk ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017.

Kemudian, sebanyak tujuh perusahaan beraset skala menengah antara Rp 50 miliar sampai Rp 250 miliar.

Dari 11 perusahaan dalam antrean IPO, ia merincikan sebanyak dua perusahaan sektor barang baku, dua perusahaan sektor industri, dan dua perusahaan sektor transportasi dan logistik.

Kemudian, dua perusahaan sektor keuangan, satu perusahaan sektor barang konsumen nonprimer, satu perusahaan sektor barang konsumen primer, serta satu perusahaan sektor teknologi.

Hingga 26 September 2025, BEI mencatat penerbitan sebanyak 134 emisi dari 70 penerbit Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) dengan dana yang dihimpun senilai Rp 156,4 triliun.

Sampai periode itu, menurut dia, terdapat 20 emisi dari 15 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline (antrean) untuk menerbitkan emisi EBUS.

Sementara itu, untuk aksi rights issue, terdapat 10 perusahaan yang telah melangsungkan aksi rights issue dengan total nilai Rp 16,63 triliun sampai 26 September 2025.

Dalam antrean, terdapat sebanyak empat perusahaan yang akan melangsungkan aksi rights issue, yang terdiri dari dua perusahaan sektor barang baku, satu perusahaan sektor transportasi dan logistik, serta satu perusahaan sektor kesehatan.

Sampai 26 September 2025, jumlah perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia mencapai sebanyak 966 perusahaan, yang mana ditargetkan dapat mencapai 1.000 perusahaan tercatat pada akhir tahun 2025. (ara/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#antre #perusahaan #ipo #saham #bursa efek indonesia #pasar modal