Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

BRI Catat Outstanding KPR FLPP Capai Rp 13,35 Triliun

Nofilawati Anisa • Selasa, 29 Juli 2025 | 02:03 WIB
BANGUN: Peningkatan jumlah rumah subsidi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.
BANGUN: Peningkatan jumlah rumah subsidi memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

RADAR SURABAYA BISNIS – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mencatat nilai outstanding penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai Rp 13,35 triliun atau tumbuh 19,51 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Dari sisi debitur, KPR FLPP yang disalurkan BRI telah menjangkau 97.878 penerima manfaat di seluruh Indonesia per Juni, naik 18 persen dari tahun sebelumnya.

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengatakan, penyaluran KPR subsidi melalui skema FLPP merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memperluas akses pembiayaan perumahan yang inklusif, khususnya bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Peningkatan jumlah rumah subsidi yang disalurkan tidak hanya memperluas akses hunian terjangkau bagi MBR, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Efek bergandanya terasa hingga ke sektor konstruksi, bahan bangunan, jasa tukang, logistik, bahkan UMKM di sekitar kawasan perumahan,” kata Hendy, Senin (28/7/2025).

Adapun capaian penyaluran KPR FLPP oleh BRI turut diimbangi oleh kualitas kredit yang tetap terjaga.

Sebagaimana tercermin dari rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang berada di level rendah, yakni 1,1 persen.

Menurut catatan perseroan, FLPP menjadi skema dengan kontribusi terbesar yang mencapai 97 persen dari total penyaluran KPR bersubsidi BRI hingga pertengahan 2025.

Untuk memperluas akses pembiayaan FLPP secara merata ke berbagai lapisan masyarakat, BRI juga menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah pihak.

Di sektor Aparatur Sipil Negara (ASN), misalnya, BRI bekerja sama dengan sejumlah instansi pemerintah, antara lain Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), serta Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Di sisi lain, BRI juga memperluas inisiatif pembiayaan perumahan ke segmen pekerja informal.

Salah satu bentuk kemitraan yang telah dijalin adalah dengan PT Bluebird Tbk, yang memungkinkan para pengemudi taksi untuk memperoleh rumah pertama melalui skema FLPP. (ara/opi)

 

Editor : Nofilawati Anisa
#kredit #Kepemilikan #rumah #bri #Outstanding #konstruksi #flpp #bangunan #debitur