Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Siapa Pengguna QRIS Terbanyak Dalam Lima Tahun Terakhir? Berikut Penjelasan Bank Indonesia

Mus Purmadani • Minggu, 20 Juli 2025 | 00:30 WIB
BAYAR: Dalam lima tahun terakhir, pengguna QRIS sudah menembus angka sekitar 56,28 juta.
BAYAR: Dalam lima tahun terakhir, pengguna QRIS sudah menembus angka sekitar 56,28 juta.

RADAR SURABAYA BISNIS - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ibrahim mengatakan perkembangan teknologi keuangan, seperti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), menjadi tonggak penting dalam memajukan sistem pembayaran nasional.

Diungkapkannya, QRIS saat ini sudah digunakan oleh lebih dari 50 juta pengguna hanya dalam waktu 5 tahun.

"Ini pencapaian luar biasa, jika dibandingkan dengan kartu kredit atau debit yang membutuhkan waktu lebih dari dua dekade untuk mencapai jumlah serupa," ujarnya, Jumat (18/7/2025).

Inovasi seperti QRIS menunjukkan bahwa masyarakat menerima solusi yang cepat, praktis, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari.

Hal inilah yang menjadikan sistem pembayaran digital sebagai gerbang masa depan ekonomi Indonesia.

Sementara itu Deputi Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran BI Himawan Kusprianto mengatakan, generasi Z merupakan penopang perkembangan penggunaan QRIS di Indonesia.

“Perkembangannya akseleratif. Apalagi ini didorong oleh generasi Z, bahkan sebentar lagi mereka banyak yang masuk ke dunia kerja. Mereka sangat confident,” katanya.

Himawan mengatakan jumlah pengguna QRIS hingga awal tahun ini mencapai 56,28 juta dengan jumlah merchant QRIS sebanyak 38,1 juta dan jumlah EDC sebanyak 2,3 juta.

Dia menyatakan generasi Z berperan sebanyak 27,94 persen dari total pengguna QRIS lintas generasi mulai dari baby boomer, milenial, alpha, dan X.

Secara rinci, jumlah generazi Z mencapai 75,49 juta, untuk generasi milenial sebanyak 69,9 juta orang atau 25,87 persen, generasi X 59,12 juta orang atau 21,88 persen, generasi baby boomer 31,23 juta orang atau 11,56 persen, dan generasi alpha 29,9 juta orang atau 10,88 persen.

Himawan menuturkan adanya dukungan dari generasi Z dan milenial mendorong perkembangan penggunaan QRIS sangat masif yakni mencapai 1,02 miliar volume transaksi hanya dalam waktu kurang dari enam tahun yakni mulai 2020 sampai awal 2025.

Bahkan penggunaan QRIS jauh lebih masif dibandingkan perkembangan penggunaan kartu debet (GPN) yang volume transaksinya hanya 89,06 juta dalam waktu delapan tahun yakni mulai 2018 sampai awal 2025.

Sementara apabila dilihat dari sektor usaha, Himawan mengatakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yakni mencapai 93 persen atau 38,1 juta hingga Maret 2025.

"Dari total 38,1 juta UMKM pengguna QRIS meliputi 57,52 persen skala mikro, 29,59 persen pelaku usaha skala kecil, 5,89 persen pelaku usaha skala menengah, dan 3,37 persen pelaku usaha skala besar," pungkasnya. (mus/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#kartu kredit #bank indonesia #generasi milenial #Gen Z #sistem pembayaran #pengguna #qris #debit