RADAR SURABAYA BISNIS - Berdasarkan data tahun 2024, Indonesia masih mengalami peningkatan signifikan untuk beberapa kasus penyakit.
Termasuk di antaranya diabetes, tuberkulosis, jantung, pembuluh darah serta penyakit mental seperti kecemasan dan gangguan tidur.
Mengerti akan tantangan kesehatan yang dihadapi masyarakat Indonesia, Generali Indonesia menggelar roadshow kesehatan bertajuk Generali Health Cities.
Acara yang juga berkaitan dengan ulang tahun ke-17 itu digelar di 17 kota, yang diselenggarakan pada bulan Juni, Juli, dan Agustus.
President Director and Chief Executive Officer Generali Indonesia Rebecca Tan mengatakan, dalam roadshow kesehatan Generali Health Cities pihaknya memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mengakses pemeriksaan lengkap.
“Mulai dari medical check up (MCU), body mass index (BMI), tes pernapasan, tes mata, pemeriksaan jantung electrocardiogram (EKG), dan konsultasi dokter,” ungkapnya, Jumat (20/6).
Bekerja sama dengan rumah sakit dan jaringan kesehatan rekanan, selain di Surabaya acara yang sama juga digelar di Bandung, Medan, Palembang, Jakarta, Tangerang, Semarang, Cirebon, Yogyakarta.
Lalu Batam, Cianjur, Malang, Pontianak, Palangkaraya, Pekanbaru, Makassar, hingga Jayapura dan akan melibatkan partisipasi ribuan peserta dan relawan.
“Hal ini selaras dengan jangkauan pemasaran Generali Indonesia yang saat ini berada di lebih dari 35 kota dengan didukung oleh ribuan agen profesional dan berlisensi, dari Medan hingga Jayapura,” sambungnya.
Selain cek kesehatan, di acara ini masyarakat juga berkesempatan untuk mengikuti health talk yang membahas seputar tren kesehatan dan penyakit, serta cara penanganannya, sekaligus berdonasi melalui gerakan The Human Safety Net (THSN).
Rebecca melanjutkan, Generali Indonesia telah berdiri sejak tahun 2008 dan tentunya telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia.
“Di usia 17 tahun, Generali Indonesia terus bertumbuh dan pertumbuhan ini tentunya dilandasi oleh kepercayaan dan dukungan nasabah, mitra bisnis dan masyarakat,” ujarnya.
Untuk itu, lanjut dia, selain aktif menyediakan proteksi jiwa dan kesehatan bagi lebih dari 400.000 nasabah dari berbagai lapisan masyarakat, Generali Indonesia juga memiliki andil dalam memberikan kontribusi positif dengan terus mempromosikan pentingnya kesehatan bagi masyarakat.
“Generali Health Cities menjadi ucapan terima kasih dan wujud syukur bertambahnya usia sekaligus wujud komitmen kami dalam menjalankan peran sebagai responsible corporate citizen atau warga negara korporasi yang bertanggung jawab,” jelasnya.
Berdasarkan berbagai sumber, pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting dilakukan untuk mendeteksi dini berbagai penyakit.
Termasuk penyakit kritis atau penyakit tidak menular (PTM) seperti jantung, diabetes, hipertensi, dan bahkan kanker.
Sebelum penyakit berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, pemeriksaan kesehatan memungkinkan masyarakat mengidentifikasi gejala awal sebuah penyakit, mendapatkan penanganan yang tepat lebih dini hingga mencegah komplikasi.
Bahkan American Medical Association (Ikatan Dokter Indonesia) merekomendasikan agar pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat dilakukan rutin, minimal setahun sekali.
Yang dimulai dari usia remaja hingga dewasa, terlebih untuk orang yang berusia 40 tahun ke atas, karena memiliki gejala penyakit serius.
Hal ini semakin menjadi penting mengingat berdasarkan survey, hanya 3 dari 10 orang penderita penyakit tidak menular yang terdeteksi dan sisanya tidak terdeteksi atau tidak mengetahui bahwa dirinya sakit.
“Mlalui Generali Health Cities, kami percaya bahwa pemeriksaan kesehatan dini dapat mendorong masyarakat memiliki gaya hidup yang lebih sehat, karena hidup sehat merupakan fondasi dasar untuk meraih mimpi-mimpi besar dalam hidup,” ujarnya. (opi)
Editor : Nofilawati Anisa