Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Menkop Sebut Bank Himbara Bakal Beri Pinjaman hingga Rp 5 Miliar pada Setiap Kopdes Merah Putih

Nofilawati Anisa • Minggu, 4 Mei 2025 | 03:34 WIB
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi
Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi

RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah gencar melakukan persiapan mewujudkan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Kopdes Merah Putih adalah salah satu program andalan Presiden Prabowo Subianto.

Yang menggembirakan, tahap pembentukan Kopdes Merah Putih sudah memasuki tahap akhir.

Dalam rapat finalisasi di Jakarta, Jumat (2/5/2025), dipaparkan bahwa skema pendanaan berasal dari pinjaman perbankan (himpunan bank negara/himbara) dengan plafon Rp 4 miiar hingga Rp 5 miliar per koperasi sesuai dengan kebutuhan.

Sementara terkait bentuk kelembagaan Kopdes, bisa bentuk koperasi baru, bisa yang sudah ada, atau bisa juga gabungan antar koperasi.

"Sudah tercatat ada 4.459 desa yang sudah melakukan musyawarah desa khusus, dan 70 Kopdes yang tercatat di Sistem Administrasi Badan Hukum atau SABH," ungkap Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie, usai mengikuti Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) pembentukan Kopdes Merah Putih, di kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Jumat (2/5/2025).

Budi menambahkan, hingga awal Juli 2025 merupakan tahap pembentukan badan hukum Kopdes Merah Putih.

Setelah itu, secara profesional, perbankan melakukan verifikasi secara sungguh-sungguh.

Dalam tahap itu, Kopdesnya akan diperiksa betul, dan skema pendanaan Kopdes itu bukan diberikan dalam bentuk uang tapi plafon.

Misalnya, akan membeli truk, bank akan bayar ke perusahaan truknya, dan sebagainya.

"Jadi, kita ingin program Kopdes ini kredibel, yakni terjaga kredibilitas program juga kredibilitas koperasinya. Makanya, untuk itu, kita sangat prudent," ucap Menkop.

Bahkan, Budi Arie memastikan bahwa Himbara sudah memiliki sistem dalam hal pemberian kredit ke Kopdes Merah Putih, akan diperiksa semua, termasuk bagaimana para pengurusnya.

"Bukan dalam arti Kopdes dikasih semua uangnya, tidak begitu. Tapi, sama seperti proses kredit perbankan pada umumnya," ucap Menkop.

Terkait penggunaan APBN/APBD, Menkop menjelaskan, itu menjadi semacam penjamin (jaminan).

Selama Kopdes Merah Putih bisa mengembalikan pinjamannya ke perbankan, semua akan berjalan tanpa melibatkan dana APBN.

Bahkan, Menkop menjamin bahwa Kopdes Merah Putih bisa berpotensi untung minimal Rp 1 miliar setahun sejak pertama beroperasi.

"Bagaimana tidak untung, yang dijual itu barang-barang bersubsidi semua. Karena hakekatnya barang milik kebutuhan publik, maka harus disalurkan melalui lembaga milik publik. Yakni, melalui Kopdesl Merah Putih, sebuah lembaga bisnis berwatak sosial," imbuh Menkop.

Bagi Menkop, Kopdes Merah Putih bisa memasuki semua sektor bisnis yang ada di seluruh pedesaan di Indonesia.

Termasuk pembangunan perumahan untuk masyarakat desa, harus melalui Kopdes Merah Putih.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan memastikan bahwa Kopdes tidak akan mengganggu BUMDes

"Karena Kopdes dibentuk oleh musyawarah desa, terserah bagaimana keputusannya. Apakah nanti BUMDes menjadi Kopdes, atau BUMDes menjadi bagian dari Kopdes, tapi intinya saling melengkapi. Nanti Juklaknya akan kita buat,"kata Zulkifli.

Mengteri yang akrab disapa Zulhas menambahkan, nantinya Kopdesl akan mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 2 juta orang di pedesaan.

Manfaat Kopdes lainnya, akan memotong rantai pasok yang panjang, seperti sembako.

"Juga, akan memutus tengkulak-tengkulak dan menghapus para rentenir. Kopdes/Kel juga akan menjadi agen dari BRI Link sehingga bisa mempermudah akses dari pusat ke pedesaan," ungkapnya.

Zulhas berharap langkah ini mendapat dukungan dari seluruh Kementerian/Lembaga untuk mempercepat desa menjadi desa yang kuat, tangguh, dan mandiri.

"Sehingga, dapat memberikan kontribusi yang tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional," pungkas Zulhas. (nis/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#Pendanaan #Kopdes #Koperasi Desa #menteri koperasi #merah putih #pinjaman #bank #himbara #pembiayaan #Budi Arie