RADAR SURABAYA BISNIS - Nilai jual bersih (net sell) investor asing di pasar saham Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan mencapai Rp 13,69 triliun di seluruh pasar, baik regular maupun pasar negosiasi.
Data BEI mencatat sejak awal tahun hingga Kamis (17/4/2025), nilai jual bersih asing telah mencapai Rp 49,55 triliun.
“Pada hari Kamis investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp 679,86 miliar,” jelas Corporate Secretary BEI, Kautsar Primadi Nurahmad dalam keterangannya, Jumat (18/4/2025).
Pada perdagangan Senin (14/4), investor asing mencatatkan nilai jual bersih Rp 2,32 triliun.
Kemudian Selasa (15/4/2025), net sell asing mencapai Rp 2,48 triliun dan Rabu (16/4/2025) net sell asing tercatat Rp 8,21 triliun dengan mayoritas transaksi Rp 7 triliun terkait dengan merger PT Smartfren Telecom Tbk dan PT XL Axiata Tbk di pasar negosiasi.
Namun demikian, kapitalisasi pasar BEI selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 3,98 persen menjadi Rp 11.120 triliun dari Rp 10.695 triliun pada sepekan sebelumnya.
Dengan demikian terjadi kenaikan kapitalisasi pasar sebesar Rp 425 triliun selama sepekan.
Data positif di kapitalsasi pasar menunjukkan adanya dampak positif dari peningkatan jumlah investor domestik.
Selama sepekan, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami peningkatan sebesar 2,81 persen, ditutup pada level 6.438,269 dari 6.262,226 pada pekan lalu.
Namun, rata-rata frekuensi transaksi harian pekan ini mengalami perubahan.
Yaitu sebesar 1,01 persen, menjadi 1,18 juta kali transaksi dari 1,17 juta kali transaksi pada pekan lalu.
Perubahan turut terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian BEI selama sepekan, yaitu sebesar 1,7 persen menjadi Rp 14,56 triliun dari Rp 14,81 triliun pada pekan sebelumnya.
Peningkatan tertinggi terjadi pada rata-rata volume transaksi harian Bursa pekan ini, yaitu sebesar 19,22 persen menjadi 22,54 miliar lembar saham dari 18,90 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. (opi)
Editor : Nofilawati Anisa