RADAR SURABAYA BISNIS - BCA Expoversary 2025 kembali digelar di Ciputra World Surabaya tanggal 21-23 Februari 2025.
Hal ini untuk meningkatkan new booking KPR baru. Selain itu juga untuk mengapresiasi para nasabah setiap BCA.
Direktur BCA, Haryanto T Budiman, menjelaskan, BCA Expo selama ini memang terbukti efektif untuk meningkatkan new booking.
Hal ini untuk mengimbangi run-off (nasabah yang membayar cicilan KPR) yang jumlahnya cukup besar.
Digambarkan, tahun 2024, new booking KPR secara nasional sebesar Rp 44,9 triliun.
Dari jumlah tersebut sekitar 60-65 persen dari BCA Expo. Namun run-off nya juga cukup besar yakni Rp 31,2 triliun.
“Jika mau tumbuh maka new bookingnya harus besar untuk mengcover run off. Supaya tidak negatif pertumbuhannya. Kontribusi Expo cukup besar. Salah satunya dari BCA Kanwil 3 Surabaya. Haparan kami Expo ini bisa menjadi booster,” ujar Haryanto saat pembukaan BCA Expoversary 2025.
Dia mengaku, kondisi ekonomi saat ini memang penuh dengan ketidakpastian.
Banyak faktor yang mempengaruhi. Yang pertama faktor global, dimana pengaruh kebijakan pemerintah AS bisa merambah ke seluruh dunia.
Yang kedua kondisi makro ekonomi nasional. Dia yakin, pemerintah memiliki visi untuk menjadikan kondisi ekonomi tumbuh lebih baik di tahun 2025 dan tahun berikutnya.
Faktor lainnya adalah suku bunga yang ikut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami tetap optimis. BCA berkomitmen terus membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Karena penting bagi BCA untuk tumbuh bersama nasabah,” ujarnya.
Namun dia menekankan bahwa optimis yang dimaksud tidak optimis buta.
Artinya, pengusaha harus bisa melakukan adjustment. Zaman sekarang, pengusaha tidak bisa membuat perencanaan kerja yang tidak bisa berubah. Sebab perubahan selalu terjadi setiap hari.
“Kita harus bisa menavigasikan perubahan-perubahan yang ada. Dan perusahaan yang bagus itu bisa mencari peluang bisnis ditengah tantangan yang ada,” ungkapnya.
Terkait suku bunga KPR, dia mengaku tidak mau ikut perang suku bunga. Baginya, bunga murah bukan solusi. Sebab temponya paling fix 1-3 tahun.
Setelah itu akan floating lagi. Dan begitu masuk floating, banyak yang merasa kesulitan.
“Jadi kami berikan bunga yang terjangkau. Kami komitmen memberikan yang terbaik untuk para nasabah,” ujarnya.
Hendrik Sia, Kepala Kanwil 3 BCA Surabaya, menambahkan, dalam BCA Expoversary 2025, ada 20 group developer dan dua agent property dengan 61 proyek yang tersebar di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo.
Selain itu juga ada ada 18 merek mobil dan 17 merek sepeda motor dari 32 dealer.
Dia yakin target new booking KPR, KKB maupun KSM tahun ini akan tercapai.
Apalagi, selama Expo, pihaknya memberikan banyak kemudahan dan juga bunga yang menarik.
Tahun lalu, new booking dari BCA Kanwil 3 Surabaya sebesar Rp 6 triliun. Namun run-off mencapai Rp 5 triliun.
“Outstanding kita sekarang Rp 15 triliun. Sekitar 30 persen run off-nya. Kalau kita mau tumbuh, maka harus di atas yang kita capai tahun lalu,” tutup Hendrik. (fix/opi)
Editor : Nofilawati Anisa