RADAR SURABAYA BISNIS – Tiga anggota bursa (AB) sudah siap menfasilitasi transaksi Short Selling dan Intraday Short Selling di pasar modal Indonesia.
Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik ketiga AB itu adalah Ajaib Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Semesta Indovest Sekuritas, yang progresnya telah mencapai 90 persen untuk menjadi AB Short Selling.
“Tiga AB sedang dalam proses akhir, sehingga kami harap dalam waktu yang tidak terlalu lama sudah ada paling tidak tiga AB yang nantinya bisa memberikan layanan Intraday Short Selling kepada para investor,” ujar Jeffrey di Jakarta dilansir dari Antara, Rabu (12/2/2025).
Ia menyebut ketiga AB itu saat ini memiliki kesiapan yang cukup tinggi, namun masih perlu mendapatkan lisensi terlebih dahulu dari BEI.
Sehingga masih terdapat kemungkinan akan tersalip oleh AB lainnya yang telah menyatakan minatnya untuk dapat memfasilitasi transaksi Short Selling
Jeffrey mengungkapkan telah ada sebanyak 27 AB yang menyatakan minatnya untuk dapat memfasilitasi transaksi Short Selling.
Yang mana sembilan di antaranya telah dalam proses persiapan untuk bisa mendapatkan izin sebagai AB Short Selling.
Pihaknya berharap AB yang sedang berproses tersebut dapat diselesaikan pada kuartal I/2025.
“Jadi, untuk komposisi calon AB Short Selling itu cukup beragam dan meng-cover cukup banyak investor retail. Karena, untuk tahap pertama akan kita berikan kepada investor ritel,” ujar Jeffrey.
BEI akan meluncurkan instrumen keuangan baru yaitu Short Selling dan Intraday Short Selling (IDSS) pada kuartal II/2025.
Instrumen keuangan baru tersebut nantinya diharapkan akan memberikan lebih banyak opsi strategi bagi investor.
Terutama saat pasar mengalami fluktuasi tinggi dalam waktu singkat.
Bagi investor ritel yang ingin berpartisipasi dalam transaksi tersebut, harus memiliki dana minimal sebesar Rp 50 juta dan minimal sudah enam bulan terdaftar sebagai investor di pasar modal Indonesia. (ara/opi)
Editor : Nofilawati Anisa