Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Airlangga Sebut sebanyak 71.000 UMKM Sudah Dapat Fasilitas Hapus Kredit

Nofilawati Anisa • Jumat, 31 Januari 2025 | 00:47 WIB

 

SUKSES: BRI sudah menyalurkan kredit sebesar Rp 1.106 triliun untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
SUKSES: BRI sudah menyalurkan kredit sebesar Rp 1.106 triliun untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

RADAR SURABAYA BISNIS - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan sebanyak 71.000 nasabah UMKM telah mendapat fasilitas hapus tagih kredit oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Langkah tersebut mengikuti kebijakan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Hapus Tagih Kredit Macet di Bank BUMN.

"Dari hasil monitor yang paling banyak hapus tagih adalah BRI. Record ini tidak dicatat, kalau tidak salah 71 ribu nasabah sudah dihapus tagih oleh BRI," kata Airlangga, dalam BRI Microfinance Outlook 2025 di di ICE BSD City, Banten dilansir dari Antara, Kamis (30/1/2025).

Selain itu, Airlangga juga memuji capaian BRI yang sudah menyalurkan kredit sebesar Rp 1.106 triliun untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Adapun BRI menargetkan penyaluran Rp 300 triliun untuk kredit usaha rakyat (KUR) pada 2025. "(BRI) sudah menangani 50 juta nasabah (UMKM)," ujar Airlangga.

Dalam kesempatan itu, Airlangga juga menyampaikan pentingnya dukungan terhadap UMKM di dalam negeri.

Hal ini Mengingat peran sektor tersebut sebagai pendorong kinerja ekonomi terbesar nasional.

"UMKM adalah tulang punggung, menyerap 60 persen PDB dan 97 persen tenaga kerja. (Maka dari itu) mereka memerlukan pendampingan," tuturnya.

BRI kembali menggelar BRI UMKM EXPO(RT) 2025. Kegiatan ini menjadi tahun penyelenggaraan ke-6 BRI UMKM EXPO(RT), yang berlangsung pada 30 Januari-2 Februari 2025.

Direktur Commercial, Small, and Medium Business BRI Amam Sukriyanto menuturkan, perseroan menargetkan total nilai kesepakatan bisnis (business matching) senilai USD 89 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun dari BRI UMKM Expo(RT) 2025.

"Untuk (BRI UMKM EXPORT) tahun ini dengan lebih banyak jumlah pesertanya kami menargetkan potential buyer sebesar USD 89 juta selama setahun ke depan,” ungkap Amam.

Pada 2024, BRI UMKM EXPO(RT) berhasil menghasilkan total kesepakatan bisnis senilai USD 81,3 juta atau Rp 1,3 triliun yang mencakup 86 buyers dari 30 negara.

"Jumlah buyers kita juga terus meningkat, dari tahun lalu 30 buyers tahun ini kita tambah 3 negara,” beber Amam.

BRI UMKM EXPO(RT) tahun ini mengusung tema “Broadening MSME's Global Outreach”, yang mencerminkan langkah strategis perseroan untuk meningkatkan daya saing UMKM sekaligus membuka peluang bisnis baru di pasar global.

"DNA BRI itu adalah UMKM. Maka dari itu BRI akan terus melakukan pendampingan untuk UMKM agar bisa naik kelas,” ucap Amam. (ara/opi)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#Hapus Tagih #bri #airlangga hartarto #Menko Pereknomian #Utang UMKM