SURABAYA - Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Jawa Timur berhasil mengumpulkan rupiah logam sebanyak 6,6 juta keping dengan nominal Rp 2,49 miliar.
Uang logam itu dikumpulkan dalam Gerakan Peduli Koin yang merupakan rangkaian Symphony Rupiah dan Student Summit 2024 diselenggarakan pada 22-26 Oktober di Surabaya.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, jumlah ini meningkat lima kali lipat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 543 juta.
"Kami berharap melalui kegiatan ini dapat mendorong persatuan bangsa melalui penggunaan satu mata uang, yaitu rupiah," ujarnya, Rabu (30/8).
Selain berupaya menjaga kedaulatan rupiah, lanjut Erwin, kegiatan ini untuk mendorong perluasan implementasi digitalisasi sistem pembayaran serta memperkuat literasi keuangan digital di masyarakat.
Kemudian juga mendorong masyarakat lebih memahami produk-produk keuangan, serta manfaat dan risiko yang ada terhadap perlindungan konsumen terhadap produk keuangan.
"Kegiatan ini juga merupakan upaya Bank Indonesia untuk mendorong perluasan akseptasi digital untuk segmen masyarakat yang telah memiliki akun pembayaran namun belum terhubung ke kanal digital, maupun telah memiliki akun pembayaran namun belum menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran," paparnya.
Tidak hanya melakukan perluasan akseptasi digital, Bank Indonesia juga mendorong peningkatan literasi mengenai manfaat dan keamanan transaksi melalui kegiatan edukasi maupun kampanye pelindungan konsumen. (mus/opi)
Editor : Nofilawati Anisa