Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Layanan Penukaran Uang Baru BI Jatim di Grand City Surabaya Diserbu Warga

Mus Purmadani • Sabtu, 30 Maret 2024 | 21:47 WIB
ADA 3.000 PAKET: Warga mengantre untuk menukarkan uang baru dalam layanan walk trough Bank Indonesia Serambi 2024 di Grand City, Sabtu (30/3).
ADA 3.000 PAKET: Warga mengantre untuk menukarkan uang baru dalam layanan walk trough Bank Indonesia Serambi 2024 di Grand City, Sabtu (30/3).

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Antusiasme menyambut lebaran terus terasa di masyarakat.

Salah satunya yakni masyarakat mempersiapkan penukaran uang baru untuk angpao lebaran nanti.

Antusiasme itu terlihat saat layanan penukaran uang pecahan baru yang digelar Bank Indonesia (BI) Jatim bersama 14 perbankan di Convention Hall Grand City Surabaya, Sabtu (30/3), diserbu ribuan warga.

Tak hanya warga lokal Surabaya yang antre dalam kegiatan program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2024 ini, namun juga warga dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KpwBI) Jatim Erwin Gunawan Hutapea mengatakan, pihaknya menyiapkan uang kartal Rp 23,2 Triliun dalam bentuk pecahan dengan kondisi layak edar.

Menurut Erwin, layanan penukaran ini juga tersedia di 500 titik perbankan yang sudah bekerja sama dengan BI Jatim.

“Untuk hari ini kita hadir bersama 14 perbankan pelayanan terpadu walk trough di Grand City Mal Surabaya,” jelasnya.

“Ada 3.000 paket yang kita siapkan hari ini. Dan masyarakat yang hadir adalah yang sudah mendaftar melalui aplikasi pintar,” imbuhnya.

Erwin berpesan kepada masyarakat untuk menukarkan uang pada titik layanan yang resmi. Menurutnya, ada sejumlah risiko yang bisa dihadapi Masyarakat jika menukarkan uang di pinggir jalan.

“Ada kemungkinan uang tersebut diragukan keasliannya. Selain itu jumlahnya juga tidak sesuai karena ada biaya. Sedangkan kalau menukar uang di titik layanan resmi, free tidak dipungut biaya,” tuturnya.

Erwin menambahkan, dengan kegiatan Serambi 2024 ini, kami ingin menyampaikan edukasi kepada masyarakat.

Agar masyarakat lebih cinta, bangga dan memahami rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

“Kami juga mengkampanyekan belanja bijak menggunakan rupiah. Ini penting, agar masyarakat belanja sesuai kebutuhan bukan karena keinginan, apalagi menjelang Idul Fitri,” paparnya.

“Karena implikasinya terhadap stabilitas harga. Selain itu juga mencegah masyarakat untuk tidak hutang,” tambahnya.

Sementara itu, Didik warga Pare, Kediri ini harus rela berangkat shubuh dengan menggunakan motor menuju Surabaya untuk bisa menukarkan uang pecahan baru.

Ia mengaku tiba di Grand City sekitar pukul 07.30. “Saya sudah daftar sejak pendaftaran dibuka, Kamis (28/3). Alhamdulillah pendaftaran saya bisa masuk,” jelasnya kepada Radar Surabaya.

Menurut Didik, dirinya rela ke Surabaya, karena di bank-bank daerah tempat tinggalnya tidak menyediakan uang baru.

 

“Kalau tahun-tahun sebelumnya ada tapi tahun ini kok tidak ada. Tapi nggak apa-apa yang penting bisa buat ngasih ponakan uang baru pas lebaran,” katanya.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Farah. Ia juga harus rela jauh-jauh dari Jombang demi mendapatkan uang baru.

Perempuan berhijab ini mengaku ini menjadi pengalaman baru karena harus keluar kota untuk mendapatkan uang pecahan baru.

“Tahun sebelumnya penukaran uang baru ada di Jombang. Tapi sekarang nggak ada,” katanya. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bi #penukaran uang baru #grand city convention #bank indonesia #perbankan