SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) - BRI Regional Office Surabaya melalui BRI Branch Office Kertajaya kembali mengadakan kegiatan Pasar Ramadan di Pasar Soponyono, Rungkut, Surabaya.
Selain untuk menyambut Bulan Suci Ramadan juga sekaligus untuk menggerakan perekonomian terutama pelaku UMKM.
Pembukaan Pasar Ramadhan dihadiri Micro Ecosystem 2 Department Head Boby Irawan Santoso dan Senior Manager Micro Ecosystem 2 BRI RO Surabaya Nura Azza Karim, serta Branch Manager BRI BO Kertajaya Bobby Bayu Nurzaman.
Branch Manager BRI BO Surabaya Kertajaya, Bobby Bayu Nurzaman menjelaskan, kegiatan Pasar Ramadan digelar mulai tanggal 26-30 Maret 2024 di Pasar Soponyono, Rungkut, Surabaya.
Ada 37 pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan menarik ini.
“Selain dari UMKM binaan BRI, Pasar Ramadan 2024 juga diikuti masyarakat dan pedagang pasar. Namun syaratnya mereka harus mendaftar tabungan BRI dan memiliki QRIS. Sambutannya cukup bagus. Banyak masyarakat dan pedagang pasar yang ikut acara ini,” kata Bobby, Selasa (26/3).
Dijelaskan Bobby, Pasar Ramadan diadakan rutin setiap tahun.
Selain bertujuan mengajak masyarakat gemar menabung, acara ini juga membantu pedagang untuk meningkatkan omzet penjulan terutama di bulan Ramadan, serta mengenalkan pasar tradisional untuk bertransaksi secara digital (cashless).
Kegiatan Pasar Ramadan 2024 merupakan rangkaian pemasaran dan akuisisi BRI yang terkonsentrasi di pasar dengan tujuan untuk mengakselerasi Casa Mikro dan meningkatkan engagement atau positioning BRI terhadap ekosistem pasar yang ada di wilayah unit kerja.
“Kami juga ingin mengedukasi masyarakat bahwa transaksi di Pasar Ramadan bisa menggunakan QRIS dan mobile banking. Bahkan kami menyiapkan sejumlah door prize yang akan diundi pada akhir program nanti,” tambahnya.
Dia mengaku, sambutan para pedagang UMKM dan masyarakat cukup bagus.
Terbukti, sejak dibuka hingga saat ini transaksinya naik terus.
Ada beragam produk yang dipasarkan dalam event kali ini seperti sembako, jajan pasar, makanan dan minuman serta lainnya.
Saat pembukaan juga ada hiburan live music dan pembagian takjil untuk masyarakat sekitar pasar Soponyono.
Dia mengaku, selama Ramadan transaksi cashless atau digital meningkat pesat.
Sebab itu, pihaknya akan terus melakukan beragam kegiatan untuk mengedukasi masyarakat agar semakin terbiasa bertransaksi secara digital termasuk dipasar tradisional. Selain lebih efisien juga lebih aman.
“Kegiatan ini merupakan salah satu cara kami untuk meningkatkan transaksi digital. Sehingga masyarakat semakin terbiasa dan banyak menggunakan mobile banking BRI untuk berbagai transaksi yang diperlukan. Karena BRI semakin familiar dan melekat di masyarat,” pungkas Bobby. (fix/nur)
Editor : Nurista Purnamasari