Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Ada 170 Ribu Investor Baru di Pasar Modal Indonesia di Bulan Januari, Target Sampai Akhir Tahun 2024 Berapa?

Nurista Purnamasari • Selasa, 20 Februari 2024 | 14:05 WIB
Capaian investor baru sejalan dengan target BEI.
Capaian investor baru sejalan dengan target BEI.

JAKARTA - Pasar modal Indonesia kedatangan sebanyak 170 ribu investor baru sepanjang bulan Januari 2024.

Direktur Pengembangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jeffrey Hendrik mengatakan, capaian tersebut sejalan dengan target BEI sebanyak 2 juta investor baru sepanjang tahun 2024.

"Kalau lihat pertumbuhan investor sejak awal tahun sampai akhir Januari 2024, jumlah pertumbuhan investor pasar modal kita ada penambahan kira-kira 170 ribu. Yang artinya in line dengan target 2 juta (investor) per tahun," ujar Jeffrey dikutip dari Antara, Senin (19/2).

Menurutnya, pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan pasar modal Indonesia secara keseluruhan selama tahun 2023, menjadi daya tarik bagi masyarakat yang belum menjadi investor.

"Calon investor yang melihat potensi pertumbuhan investasi di pasar modal, akan menjadi investor baru," ujar Jeffrey.

Sebagai informasi, BEI menargetkan penambahan sebanyak 2 juta investor selama tahun 2024 ini.

Adapun, Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat jumlah investor di pasar modal Indonesia tumbuh 17,6 persen year on year (yoy) menjadi 12,1 juta per 20 Desember 2023 dari tahun 2022 yang tercatat 10,3 juta investor.

Berdasarkan demografi, per 20 Desember 2023 investor pasar modal didominasi oleh 62,33 persen laki-laki, 56,47 persen usia di bawah 30 tahun, serta 68,14 persen berdomisili di Pulau Jawa.

Dalam kesempatan ini, Jeffrey menyebut Bursa Karbon atau IDX Carbon menargetkan penambahan sebanyak 50 pengguna jasa sepanjang tahun 2024, sehingga dapat mencapai sebanyak 96 pada akhir tahun ini.

"Target tahun ini kita akan menambah 5 pengguna jasa. Di akhir tahun itu kita punya 96 pengguna jasa," ujar Jeffrey.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengatakan, jumlah investor pasar modal baru mencapai 6,4 persen dari jumlah penduduk usia produktif di Indonesia.

Yang mana tercatat sebanyak 12,13 juta single investor identification (SID) pada akhir tahun 2023. Jumlah tersebut meningkat 17,16 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, kapitalisasi pasar modal (market cap) baru mencapai 64 persen dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia, yaitu sebesar Rp 11.674 triliun pada akhir tahun 2023.

"Dibandingkan negara-negara ASEAN tertentu, (market cap)-nya yang sudah mencapai 100 persen PDB," ujarnya. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bei #pasar modal #investor