Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Dalam Empat Hari Rp 4,10 Triliun Modal Asing Masuk Indonesia

Nurista Purnamasari • Minggu, 10 Desember 2023 | 12:22 WIB
PASAR KEUANGAN: Aliran modal asing tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara Rp 1,14 triliun dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Rp 3,81 triliun.
PASAR KEUANGAN: Aliran modal asing tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara Rp 1,14 triliun dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia Rp 3,81 triliun.

JAKARTA – Selama empat hari atau periode 4 hingga 7 Desember 2023, Bank Indonesia (BI) mencatat terjadi aliran modal asing masuk bersih ke pasar keuangan Indonesia sebesar Rp 4,10 triliun.

Hal gersebut diungkapkan oleh Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono. Menurut Erwin, nilai tersebut terdiri dari modal asing masuk bersih ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) Rp 1,14 triliun dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp 3,81 triliun.

“Sedangkan, modal asing keluar bersih di pasar saham tercatat senilai Rp 0,84 triliun,” jelasnya dikutip dari Antara, Minggu (10/12).

Sejak 1 Januari hingga 7 Desember 2023 modal asing masuk bersih ke pasar SBN sebesar Rp 76,14 triliun dan di SRBI Rp 40,44 triliun. Namun, ada modal asing keluar bersih dari pasar saham sebesar Rp 15,29 triliun.

Lebih lanjut ia mengatakan, premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia lima tahun per 7 Desember 2023 sebesar 74,46 basis poin (bps), naik dibandingkan per 1 Desember 2023 yang tercatat sebesar 72,93 bps.

Selain itu, nilai tukar rupiah menguat ke posisi Rp 15.490 per dolar AS pada awal perdagangan Jumat (8/12), dibandingkan posisi di penutupan perdagangan Kamis (7/12) Rp 15.510 per dolar AS. Sedangkan indeks dolar AS menguat ke 103,54 di akhir perdagangan Kamis (7/12).

Imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun stabil di 6,57 persen. Sementara imbal hasil surat utang AS alias US Treasury Note tenor 10 tahun turun ke level 4,150 persen.

“BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dalam mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut,” pungkasnya. (ant/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#bank indonesia #modal asing #pasar keuangan