SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut memberikan kepedulian dan dukungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Jawa Timur. Selain memberikan dukungan secara sosial, Bank Jatim juga memfasilitasi transaksi keuangan PMI di luar negeri dengan aplikasi JConnect Remittance.
Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim Edi Masrianto menuturkan, kinerja dari JConnect Remittance pun luar biasa. Keuangan para pekerja migran dalam empat bulan tercatat mencapai Rp 2 triliun lewat Bank Jatim. Belum dolarnya yang sudah mencapai di atas 100 juta dolar.
”Itu baru di satu tempat Malaysia. Berikutnya kami akan punya kerja sama dengan Korea, Taiwan, dan Hongkong. Potensinya memang sangat besar, semoga ini bisa memberikan value kepada PMI, keluarganya, dan masyarakat Jatim pada umumnya,” ungkapnya, Selasa (21/11).
JConnect Remittance adalah sebuah layanan perbankan yang disediakan oleh Bank Jatim untuk mengirimkan uang dalam bentuk valuta asing dari luar negeri ke dalam negeri, begitupun sebaliknya.
Menurut Edi, mayoritas tujuan imigran yang bekerja di luar negeri adalah untuk menyejahterakan keluarganya. Maka dari itu, Bank Jatim membantu para imigran Indonesia untuk mengirim uang kepada keluarganya secara real time selama 24 jam lewat JConnect Remittance. ”Kami berharap, para PMI dari Jatim dapat lebih cepat dan aman dalam melakukan transaksi pengiriman uang antar negara,” jelasnya.
Edi menjelaskan, Bank Jatim telah diamanatkan oleh stakeholder tidak hanya untuk menghasilkan finansial seperti dividen saja, tetapi juga harus memberikan value atau manfaat kepada masyarakat Jatim. (mus/nur)