Perkuat Ekosistem Kendaraan Elektrifikasi Jatim, Haka Auto Resmikan Lima Dealer BYD dan Denza

Hany Akasah • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:40 WIB
AKSES KENDARAAN LISTRIK YANG TERJANGKAU : PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) resmi meresmikan 5 dealer EV baru di Jawa Timur—yaitu Denza Haka Bukit Darmo Surabaya serta cabang BYD Haka di Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi Siap menghadirkan pengalaman berkendara listrik terbaik untuk masyarakat Jawa Timur. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)
AKSES KENDARAAN LISTRIK YANG TERJANGKAU : PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) resmi meresmikan 5 dealer EV baru di Jawa Timur—yaitu Denza Haka Bukit Darmo Surabaya serta cabang BYD Haka di Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi Siap menghadirkan pengalaman berkendara listrik terbaik untuk masyarakat Jawa Timur. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)

RADAR SURABAYA BISNIS - Memanfaatkan momentum pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi (electric vehicle/EV) di Indonesia, PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) memperluas jangkauannya di Jawa Timur dengan meresmikan lima dealer baru pada Rabu (26/8). 

Peresmian ini berpusat di dealer premium Denza Haka Bukit Darmo Surabaya yang berlokasi di Jalan Bukit Darmo Golf E 94–96, Kota Surabaya juga menandai dibukanya empat cabang BYD Haka di Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi. 

CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk membangun ekosistem mobilitas masa depan serta mempermudah akses masyarakat Jawa Timur terhadap pilihan EV, fasilitas test drive, dan layanan purnajual yang terintegrasi.

"Ekspansi Haka Auto di Jawa Timur bukan sekadar menambah jumlah showroom, tetapi merupakan bagian dari strategi kami untuk membangun ekosistem mobilitas masa depan yang semakin dekat dengan masyarakat. Jawa Timur memiliki potensi yang sangat besar, dan kami ingin memastikan masyarakat di Surabaya maupun kota-kota lainnya memiliki akses terhadap pilihan kendaraan elektrifikasi terbaik, lengkap dengan layanan dan pengalaman kepemilikan yang dapat diandalkan," ujar Hariyadi.

Baca Juga: BYD M6 Dual Mode, Magnet Baru MPV Keluarga yang Super Irit dan Tangguh

Kehadiran Denza Haka Bukit Darmo memperkuat posisi Haka Auto di segmen elektrifikasi premium Jawa Timur melalui model unggulannya, Denza D9, yang mengusung kemewahan, kenyamanan, serta teknologi pintar di kelas premium electric MPV. Langkah ini mempermudah masyarakat Surabaya mengakses kendaraan listrik modern, sekaligus melengkapi ragam opsi mobilitas konsumen di berbagai segmen seiring ekspansi jaringan BYD Haka di empat kota baru.

Pasar kendaraan elektrifikasi BYD dan Denza di Indonesia mencatatkan pertumbuhan pesat hingga Juli 2026, yang dibuktikan dengan capaian lebih dari 4.000 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) selama gelaran GIIAS 2026. Pertumbuhan ini ditopang oleh kesuksesan BYD ATTO 1 di kelas entry-level yang terjual lebih dari 14.300 unit, serta BYD M6 DM berteknologi Dual Mode (hybrid-listrik) yang mencetak penjualan 3.200 unit sekaligus menyumbang lebih dari 20% (850 SPK) pameran. 

Rangkaian capaian impresif ini menegaskan respons positif pasar terhadap portofolio luas BYD mulai dari lini M6 EV, M6 DM, ATTO 1, SEALION 7, ATTO 3, SEAL, DOLPHIN, hingga DENZA D9 dalam memenuhi beragam preferensi dan kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia.

PERLUAS JANGKAUAN, PERKUAT EKOSISTEM : CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menegaskan bahwa ekspansi di Surabaya, Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi bukan sekadar menambah showroom, melainkan menghadirkan solusi mobilitas listrik yang ramah lingkungan dan terintegrasi bagi masyarakat. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)
PERLUAS JANGKAUAN, PERKUAT EKOSISTEM : CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, menegaskan bahwa ekspansi di Surabaya, Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi bukan sekadar menambah showroom, melainkan menghadirkan solusi mobilitas listrik yang ramah lingkungan dan terintegrasi bagi masyarakat. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)

Keberhasilan BYD dan Denza di Indonesia didorong oleh strategi produk yang tepat dalam menjawab berbagai kebutuhan pasar melalui lini kendaraan yang lengkap, mulai dari kelas entry-level (Atto 1), SUV (Atto 3 dan Sealion 7), kendaraan keluarga (M6 EV dan M6 DM), hingga segmen premium eksklusif (Denza D9).

“Kami melihat bahwa strategi produk BYD dan Denza di Indonesia semakin menemukan formulasi dan arah yang tepat untuk memuaskan pilihan konsumen secara umum di setiap segmennya. Ini menjadi validasi bahwa strategi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) PT BYD Motor Indonesia untuk menghadirkan lineup yang lengkap, bukan hanya dari sisi harga tetapi juga teknologi dan kebutuhan penggunaan, sudah berada di arah yang tepat,” tegas Hariyadi.

Baca Juga: BYD Jadi Raja Mobil Listrik di Indonesia, Kuasai 40 Persen Pasar, 90.000 Unit Terjual

Ekspansi besar-besaran ini juga mendapat apresiasi positif dari Staf Ahli Gubernur Jawa Timur, Ahmad Jazuli, yang menilai perekonomian daerah sangat kondusif bagi investasi otomotif. Menurutnya, pertumbuhan tersebut disokong oleh tiga sektor utama yatu industri pengolahan, perdagangan, dan pertanian dengan industri pengolahan sebagai tulang punggung utamanya.

Operation Central Area General Manager Haka Auto, Chitra Ortho Prayundityo yang akrab disapa Ndandit, menilai tingginya permintaan kendaraan elektrifikasi di Jawa Timur mencerminkan pemahaman masyarakat yang kian matang terhadap keunggulan EV. 

Kehadiran lini lengkap BYD dan Denza mulai dari kendaraan kompak, SUV, MPV keluarga, hingga segmen premium yang didukung peresmian dealer di Surabaya, Gresik, Mojokerto, Madiun, dan Banyuwangi, menegaskan komitmen Haka Auto dalam menyediakan ekosistem mobilitas ramah lingkungan yang terintegrasi (layanan penjualan, purnajual, suku cadang, hingga fasilitas pengisian daya).

"Kami ingin pertumbuhan Haka Auto tidak hanya diukur dari berapa banyak dealer yang kami buka, tetapi dari seberapa besar kontribusi jaringan tersebut dalam membuat kendaraan elektrifikasi menjadi semakin mudah diakses, dipahami, dan digunakan oleh masyarakat," tegas Ndandit.

Baca Juga: Mengenal Mobil Masa Depan, BYD Haka Solo Gandeng Forum Otomotif Solo Raya Edukasi Mobil Listrik Lewat Solo Community Talk

Untuk menghadapi era mobilitas modern, Haka Auto mengusung konsep jaringan 3S+ (Sales, Service, Spare Parts, serta EV Charging Station) yang terintegrasi antara kanal digital dan offline, guna memastikan kesiapan fasilitas purnajual, SDM tersertifikasi, dan ekosistem kepemilikan kendaraan listrik yang menyeluruh bagi masyarakat.

"Bagi Haka Auto, bertambahnya pemain bukan semata-mata menjadi tantangan, tetapi juga menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat. Yang menjadi kunci ke depan adalah bagaimana dealer mampu memberikan pengalaman dan layanan yang lebih baik, bukan hanya menjual kendaraan." pungkas Hariyadi (nov/han)

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
Haka Auto DENZA jawa timur mobil listrik byd