Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Dukung Pertamina Patra Niaga, Patra Logistik Layani Jalur Distribusi LPG Jatimbalinus Lewat Poltaplus

Riri Masfardian • Sabtu, 4 Juli 2026 | 10:03 WIB
KETAHANAN ENERGI : ringkaskan Direktur Operasi & Pemasaran PT Patra Logistik, Joko Priyambodo, menyampaikan bahwa transformasi digital ini memberikan kepastian layanan yang lebih baik bagi pelanggan, sekaligus menjadi fondasi perusahaan untuk menjaga kualitas operasional secara berkelanjutan dengan standar HSSE terbaik. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)
KETAHANAN ENERGI : ringkaskan Direktur Operasi & Pemasaran PT Patra Logistik, Joko Priyambodo, menyampaikan bahwa transformasi digital ini memberikan kepastian layanan yang lebih baik bagi pelanggan, sekaligus menjadi fondasi perusahaan untuk menjaga kualitas operasional secara berkelanjutan dengan standar HSSE terbaik. (IST/ RADAR SURABAYA BISNIS)

RADAR SURABAYA BISNIS -  PT Patra Logistik secara resmi mulai mengimplementasikan pengelolaan armada SKID LPG melalui skema Poltaplus di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus).

Langkah strategis yang dimulai pada Jumat (3/7) ini merupakan bagian dari upaya nyata perusahaan dalam mendukung PT Pertamina Patra Niaga. Fokus utamanya adalah meningkatkan efektivitas pengelolaan armada sekaligus menjaga kelancaran distribusi LPG hingga ke level lembaga penyalur.

Peresmian atau Go Live yang dilaksanakan di PT Maspion Energy Mitrama (MEM), Gresik, menandai babak baru dimulainya operasional armada Skid LPG melalui sistem yang lebih terintegrasi.

Di bawah skema Poltaplus, seluruh rantai operasional mulai dari penugasan armada, pemantauan perjalanan, koordinasi operasional, hingga pengendalian distribusi kini dilakukan secara lebih terstruktur. 

Baca Juga: Topang Sektor Strategis, Patra Logistik Sukses Distribusikan 12,28 Juta Liter BBM di Sulawesi

Transformasi ini diharapkan mampu mendongkrak kecepatan respons, efektivitas operasional, dan kualitas layanan di lapangan.

Pada tahap awal implementasi, sistem mutakhir ini akan mendukung pengelolaan 42 unit armada Skid LPG yang melayani jalur distribusi di seluruh wilayah Jatimbalinus. Manajemen menegaskan bahwa proyeksi ke depan, implementasi tersebut akan terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan sistem operasional logistik energi yang jauh lebih terintegrasi.

Direktur Operasi & Pemasaran PT Patra Logistik, Joko Priyambodo, menegaskan bahwa transformasi pengelolaan armada ini menjadi jawaban krusial atas kebutuhan operasional distribusi energi yang kian dinamis.

"Melalui implementasi Poltaplus, kami ingin menghadirkan sistem pengelolaan armada yang lebih terintegrasi sehingga proses distribusi dapat berjalan lebih efektif, aman, dan tepat waktu," ujar Joko Priyambodo dalam keterangan resminya.

Ia juga menambahkan bahwa bagi pelanggan, sistem baru ini memberikan kepastian layanan yang lebih baik, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas operasional dan pengelolaan armada secara berkelanjutan.

Baca Juga: Siap Terapkan Sistem RTC Nasional, Patra Logistik Modernisasi Pemantauan Armada

Penerapan skema Poltaplus ini terbukti memperkuat koordinasi antara fungsi operasional, manajemen armada, dan pemantauan distribusi. Dampak positifnya, proses pengambilan keputusan kini dapat dilakukan dengan lebih cepat karena berbasis langsung pada kondisi riil di lapangan.

Sistem yang semakin padu ini otomatis meningkatkan visibilitas operasional sekaligus memperkokoh kendali terhadap seluruh proses distribusi LPG.

Menatap masa depan, PT Patra Logistik berkomitmen untuk terus mengembangkan pengelolaan armada berbasis digital. Upaya ini akan diwujudkan melalui peningkatan kapabilitas sistem secara berkala, penguatan kompetensi para pekerja, serta penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara konsisten demi mendukung layanan logistik energi yang andal, aman, dan berkelanjutan. (rir/han)

Editor : Hany Akasah
#Patra Logistik #Poltaplus #logistik energi #ketahanan energi #lpg