Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

TKDN Mobil Listrik Nasional Sudah di Atas 60 Persen, Industri Kendaraan Listrik Semakin Menjanjikan

Hany Akasah • Kamis, 11 Juni 2026 | 18:07 WIB
Meningkatnya TKDN kendaraan listrik memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur industri nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap komponen impor.
Meningkatnya TKDN kendaraan listrik memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur industri nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap komponen impor.

radarsurabayabisnis.id - Industri kendaraan listrik nasional menunjukkan perkembangan yang semakin menjanjikan. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkapkan sejumlah kendaraan listrik produksi dalam negeri kini telah mencapai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 60 persen.

Capaian tersebut dinilai menjadi bukti meningkatnya kemampuan industri manufaktur nasional dalam mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik sekaligus memperkuat daya saing industri otomotif Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan peningkatan kandungan lokal pada kendaraan listrik menjadi indikator penting bahwa industri nasional semakin mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik.

Baca Juga: Viral di Medsos Daftar Mobil yang Dilarang Isi Pertalite Mulai 1 Juni 2026

"Perkembangan industri kendaraan listrik nasional menunjukkan kemajuan yang sangat baik. Saat ini terdapat kendaraan listrik produksi dalam negeri yang telah mencapai TKDN di atas 60 persen. Ini menunjukkan bahwa kapasitas industri nasional terus meningkat dan semakin mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik," ujar Agus dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI di Jakarta, Selasa (10/6).

TKDN Tinggi Jadi Modal Penguatan Industri Nasional

Menurut Agus, meningkatnya TKDN kendaraan listrik memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur industri nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap komponen impor.

Dengan semakin banyak komponen yang diproduksi di dalam negeri, nilai tambah industri nasional juga akan meningkat, sekaligus membuka peluang investasi dan penciptaan lapangan kerja baru.

Baca Juga: Berikut 10 Merek Mobil Terlaris April 2026, Brand Cina Terus Naik Daun

Namun demikian, Agus menegaskan bahwa tingginya TKDN belum sepenuhnya mencerminkan kemandirian industri manufaktur Indonesia.

Mesin Produksi Masih Jadi Tantangan Besar

Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah ketergantungan terhadap mesin dan peralatan industri yang sebagian besar masih didatangkan dari luar negeri.

Menurut Agus, banyak pabrik yang telah menghasilkan produk dengan TKDN tinggi, tetapi fasilitas produksinya masih menggunakan mesin impor.

"Ketika kami melihat sebuah pabrik dengan TKDN tinggi, sering kali mesin produksinya masih berasal dari luar negeri. Karena itu tantangan berikutnya adalah bagaimana Indonesia mampu memproduksi mesin untuk industrinya sendiri," katanya.

Ia menyebut pengembangan industri pembuat mesin atau machine making machine menjadi agenda penting untuk memperkuat fondasi industrialisasi nasional dalam jangka panjang.

Indonesia Manufacturing Center Jadi Senjata Baru

Untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor barang modal, Kemenperin telah menyiapkan berbagai langkah strategis, termasuk pembentukan Indonesia Manufacturing Center (IMC) di Purwakarta.

Fasilitas tersebut dirancang sebagai pusat pengembangan teknologi manufaktur, rekayasa industri, inovasi mesin produksi, serta peningkatan kemampuan industri nasional.

Melalui pusat tersebut, pemerintah berharap Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi manufaktur, tetapi juga mampu memproduksi mesin dan peralatan industri secara mandiri.

"Kami telah menyiapkan peta jalan dan kelembagaan yang fokus pada pengembangan machine making machine. Melalui Indonesia Manufacturing Center ini, kami ingin membangun kemampuan nasional dalam memproduksi mesin dan peralatan industri sehingga ketergantungan terhadap impor barang modal dapat terus dikurangi," ujar Agus.

Jadi Fondasi Masa Depan Industri Indonesia

Kemenperin meyakini penguatan industri kendaraan listrik, peningkatan TKDN, serta pengembangan industri pembuat mesin akan menjadi fondasi penting dalam mempercepat industrialisasi nasional.

Selain meningkatkan daya saing manufaktur Indonesia di tingkat global, langkah tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kemandirian industri nasional di tengah persaingan ekonomi dunia yang semakin ketat.

Editor : Hany Akasah
#kemenperin ri #mobil listrik #menteri perindustrian #Agus Gumiwang Kartarsasmita #tkdn