RADAR SURABAYA BISNIS – Pemerintah memberikan kepastian terkait keberlanjutan program kendaraan listrik di tanah air. Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa program subsidi motor listrik akan tetap dilanjutkan pada tahun ini.
Meski demikian, terdapat penyesuaian pada besaran nominal diskon dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Purbaya menjelaskan bahwa saat ini rincian angka pasti masih dalam tahap penggodokan.
Namun, ia memberikan gambaran bahwa nilai subsidi tersebut kemungkinan akan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan perkembangan pasar.
Baca Juga: Ekspedisi Rupiah Berdaulat Dimulai, BI Gandeng TNI AL Distribusi Uang Ke 97 Pulau Terluar
"Tahun ini subsidi mungkin Rp 5 juta per motor. Bisa Rp 5 juta atau lebih, kita lihat nanti. Ini kan masih awal tahun," ujar Purbaya di Gedung BPPK, Jakarta, Sabtu (25/4).
Ia menambahkan bahwa kebijakan ini harus dimatangkan melalui diskusi bersama Kementerian Perindustrian dan Menko Perekonomian sebelum diresmikan. Penyalurannya pun dipastikan akan dilakukan secara bertahap agar tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak mendapatkan.
Senada dengan Menkeu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah juga terus mendorong program subsidi konversi motor listrik. Menurut Bahlil, seiring dengan kemajuan teknologi yang semakin murah, biaya konversi kini menjadi lebih terjangkau.
Baca Juga: Makkah Route di Bandara Juanda Bikin Proses Haji Super Cepat, Imigrasi Cuma 1 Menit per Jemaah
"Sekarang kan sudah mulai ada teknologi yang lebih murah, jadi mungkin sekitar Rp 5-6 juta (subsidinya). Kami akan berupaya agar pemerintah hadir mengurangi beban masyarakat dalam proses konversi ini," ungkap Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan.
Bahlil juga menyebutkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan khusus mengenai transisi energi. Sebagai langkah konkret, pemerintah baru saja membentuk Satuan Tugas (Satgas) Transisi Energi yang akan bekerja secara presisi untuk merumuskan formula terbaik bagi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Keberlanjutan subsidi ini diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional sekaligus mempercepat target net zero emission yang dicanangkan pemerintah.
Baca Juga: Manfaatkan Teknologi RTC, PT Patra Logistik Pastikan Distribusi Energi Hingga Wilayah 3T
Editor : Hany Akasah