Bukan 70 Ribu Unit, Ini Fakta Pengadaan Motor Listrik yang Digunakan untuk Operasional MBG

Hany Akasah • Dipublikasikan Kamis, 9 April 2026 | 19:28 WIB
SPESIFIKASI: Penampakan motor listrik Emmo JVX GT dengan desain trail tangguh, bakal digunakan sebagai kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam proyek MBG 2025.
SPESIFIKASI: Penampakan motor listrik Emmo JVX GT dengan desain trail tangguh, bakal digunakan sebagai kendaraan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam proyek MBG 2025.

RADAR SURABAYA BISNIS – Industri kendaraan listrik nasional mendapat angin segar melalui proyek strategis pemerintah. Emmo, merek pendatang baru di pasar elektrifikasi Indonesia, resmi ditunjuk sebagai penyedia kendaraan operasional untuk proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengonfirmasi bahwa pengadaan ini merupakan bagian dari anggaran tahun 2025. Langkah ini bertujuan untuk mendukung mobilitas Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah.

Menanggapi informasi yang sempat simpang siur di media sosial, Dadan meluruskan bahwa jumlah unit yang dipesan bukan 70.000 unit seperti kabar yang viral.

Baca Juga: Sasar Ekonomi Digital, BPS Jatim Siapkan Sensus Ekonomi 2026 di 17 Sektor Utama

"Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," tegas Dadan.

Secara administratif, motor listrik Emmo yang dipasarkan oleh PT Yasa Artha Trimanunggal ini telah mengamankan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). 

Berdasarkan data Pangkalan Data Kekayaan Intelektual, dua model utama yakni Emmo JVX GT (tipe trail) dan Emmo JVH Max (tipe skuter) telah didaftarkan sejak akhir tahun lalu.

Baca Juga: Bahas Ancaman Krisis Pangan, Energi dan Air, Ini Solusi dari Prabowo

Model JVX GT mendapatkan perlindungan desain industri pada 22 Agustus 2025, disusul model JVH Max pada 17 Oktober 2025. Keduanya didaftarkan atas nama PT Adlas Sarana Elektrik sebagai pemohon.

Masuknya Emmo dalam proyek MBG ini dimungkinkan melalui platform Inaproc yang dikelola oleh LKPP. Sistem katalog elektronik ini memungkinkan instansi pemerintah melakukan pembelian langsung tanpa proses tender yang panjang, dengan tetap mengedepankan produk yang memiliki nilai lokalisasi dan efisiensi tinggi.

Langkah strategis ini menandai posisi kuat Emmo dalam memenangkan kepercayaan sektor publik, sekaligus mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di level operasional pemerintah.

Editor : Hany Akasah
Sumber : radar surabaya bisnis
Mbg motor listrik Dadan Hindayana SPPG