Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Anggaran 5 Miliar dan Lahan 20 Hektar Disiapkan untuk Sirkuit Drag Race Herex Sidoarjo, Ini Lokasi dan Jadwal Pengerjaannya

Hany Akasah • Senin, 16 Maret 2026 | 00:15 WIB
ILUSTRASI: Bupati Subandi Siapkan Sirkuit Herex di Sedati, Lahan 20 Hektare Disiapkan untuk Akhiri Balap Liar di Sidoarjo
ILUSTRASI: Bupati Subandi Siapkan Sirkuit Herex di Sedati, Lahan 20 Hektare Disiapkan untuk Akhiri Balap Liar di Sidoarjo

 

radarsurabayabisnis.id - Rencana pembangunan sirkuit drag race herex di Sidoarjo mulai menemui titik terang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menyiapkan lahan seluas sekitar 20 hektare di Kecamatan Sedati untuk dijadikan fasilitas balap resmi bagi komunitas herex.

Langkah ini diambil sebagai solusi agar para pecinta balap motor dapat menyalurkan hobinya secara aman tanpa harus melakukan balap liar di jalan raya.

Baca Juga: Nasib Jembatan Petekan Surabaya Bikin Miris, Dulu Gerbang Kapal di Kalimas Kini Nyaris Runtuh

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa pada tahun 2026 ini rencana pembangunan sirkuit tersebut telah memasuki tahap perencanaan, termasuk penyusunan desain fasilitas balap yang nantinya menjadi arena resmi di Kota Delta.

“Rencana pembangunan sirkuitnya di Sedati. Kita punya lahan sekitar 20 hektare. Kita ingin anak-anak herex Sidoarjo punya tempat balapan yang resmi,” ujar Subandi, Minggu (15/3).

Baca Juga: Kontes Bandeng Kawak 2026: Strategi Gresik Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Branding Komoditas Lokal

Menurutnya, pembangunan sirkuit tersebut diproyeksikan mulai dikerjakan pada tahun 2027 dengan estimasi anggaran sekitar Rp5 miliar.

Sambil menunggu pembangunan sirkuit selesai, Pemkab Sidoarjo juga memberikan solusi sementara agar komunitas herex tidak melakukan balap liar di jalan umum. Pemerintah memperbolehkan kegiatan balap digelar di kawasan Pondok Candra dengan syarat mengajukan izin terlebih dahulu.

“Kalau ingin herex, silakan minta izin. Nanti kita izinkan di Pondok Candra,” katanya.

Baca Juga: Tren Wisata Kuliner Meningkat di Asia, Wisatawan Indonesia Masuk Enam Besar Pencinta Kuliner Versi Survei Agoda

Subandi menjelaskan bahwa sebenarnya pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran Rp5 miliar pada tahun 2025 untuk proyek pembangunan sirkuit tersebut. Namun anggaran itu akhirnya dialihkan untuk kebutuhan pembangunan lain yang lebih prioritas, salah satunya proyek betonisasi jalan.

“Seharusnya tahun 2025 sudah kita anggarkan Rp5 miliar. Tapi karena ada betonisasi jalan, anggaran itu tidak digunakan,” jelasnya.

Pada tahun 2026 ini, Pemkab Sidoarjo akan fokus menyusun perencanaan serta desain sirkuit secara matang sebelum pembangunan dimulai pada tahun berikutnya.

Bahkan, Subandi menyebut dirinya sebagai “bapak herex Sidoarjo” karena ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menyalurkan hobinya secara positif dan tidak membahayakan keselamatan.

Baca Juga: Haji 2026 di Tengah Gejolak Geopolitik, Dana Triliunan Rupiah dan Nasib Industri Umrah-Haji Terancam

“Tahun 2026 ini kita buat perencanaan dan desainnya. Saya sebagai bapak herex Sidoarjo ingin kita punya fasilitas balap sendiri,” ucapnya.

Ia berharap keberadaan sirkuit resmi tersebut dapat menjadi solusi untuk menekan praktik balap liar yang selama ini kerap terjadi di jalan raya dan membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Anak-anak herex jangan sampai balapan di jalan raya karena berbahaya. Saya ingin mengajak mereka balapan di tempat yang aman dan resmi,” pungkasnya.

Editor : Hany Akasah
#sirkuit herex sidoarjo #sirkuit drag race sidoarjo #balap liar sidoarjo