radarsurabayabisnis.id - Kabar baik bagi pecinta otomotif. Pemkab Sidoarjo akan membangun sirkuit balap drag race resmi mulai 2027. Proyek strategis ini ditargetkan rampung bertahap dalam lima tahun masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo.
Baca Juga: Lokasi dan Kronologi Sandaran Kursi Besi di Pedestrian Surabaya yang Hilang Diduga Dicuri
Bupati Sidoarjo, Subandi, memastikan desain dan perencanaan teknis sirkuit telah disiapkan. Pembangunan ini menjadi salah satu prioritas daerah untuk menekan maraknya balap liar yang kerap meresahkan warga, khususnya di kawasan Tol HK, Jabon.
“Kami sudah punya perencanaan dan gambar sirkuit. Tahun 2027 kita bangun, targetnya selesai dalam masa jabatan lima tahun agar anak-anak Sidoarjo punya fasilitas resmi,” ujar Subandi, Jumat (27/2).
Solusi Konkret Atasi Balap Liar
Menurut Subandi, keberadaan sirkuit resmi bukan sekadar fasilitas olahraga, tetapi juga solusi nyata untuk mengurangi balap liar di jalan umum yang berisiko tinggi terhadap keselamatan pengendara maupun masyarakat sekitar.
Dengan adanya lintasan drag race legal, generasi muda Sidoarjo diharapkan memiliki wadah positif untuk menyalurkan hobi otomotif tanpa membahayakan pengguna jalan lain.
Anggaran Rp 5 Miliar, Sejumlah Lokasi Dikaji
Untuk merealisasikan proyek ini, Pemkab Sidoarjo memperkirakan kebutuhan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Saat ini, sejumlah lokasi tengah dikaji secara teknis dan administratif, termasuk aspek legalitas serta kepemilikan aset pemerintah daerah.
Kepala Disporapar Sidoarjo, Yudhi Irianto, menyebut kawasan Tol HK menjadi salah satu opsi utama karena tingkat kepadatan penduduk relatif rendah sehingga dampaknya bisa diminimalkan.
Baca Juga: Pulang Kampung Tanpa Biaya? Pendaftaran Mudik Gratis Radar Surabaya 2026 Langsung Diserbu Warga
“Tol HK menjadi salah satu opsi karena kepadatan penduduknya rendah,” jelas Yudhi.
Selain Tol HK, alternatif lokasi lain yang masuk kajian meliputi:
-
Jalan Porong–Kalisogo
-
Area MPP
-
Tol Pedot
-
Waru
-
Desa Lebo
Dari sejumlah opsi tersebut, Desa Lebo dinilai cukup potensial dengan panjang lintasan sekitar 540 meter. Namun, seluruh lokasi masih dalam tahap kajian teknis dan pengusulan.
Masuk Masterplan Pembangunan 2026
Pembangunan sirkuit drag race ini menjadi bagian dari empat rencana induk (masterplan) pembangunan 2026 yang dipaparkan Bupati Subandi.
Selain sektor olahraga, prioritas lain meliputi:
-
Peningkatan kualitas pendidikan
-
Perbaikan infrastruktur jalan
-
Pembangunan taman dan ruang terbuka hijau
-
Normalisasi sungai serta pembenahan sistem irigasi
Seluruh perencanaan disebut telah berbasis data hingga tingkat kecamatan dan disusun bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada 2025.
Tantangan Fiskal Tak Surutkan Optimisme
Meski menghadapi tantangan fiskal akibat berkurangnya transfer anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp 450 miliar pada 2026, Pemkab Sidoarjo tetap optimistis proyek strategis, termasuk pembangunan sirkuit drag race, dapat direalisasikan sesuai tahapan.
Langkah ini sekaligus menjadi komitmen daerah dalam menciptakan ruang aman bagi pecinta otomotif serta menekan praktik balap liar yang selama ini menjadi persoalan serius di sejumlah titik rawan.
Editor : Hany Akasah