Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Potensi Cuan Melimpah dari Hidangan Khas Imlek 2026, Peluang Emas bagi Pebisnis Kuliner

Hany Akasah • Minggu, 15 Februari 2026 | 06:51 WIB

KUDA API: Deretan hidangan khas Imlek
KUDA API: Deretan hidangan khas Imlek

RADAR SURABAYA BISNIS – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada "Tahun Kuda Api" diprediksi akan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi yang signifikan di sektor kuliner. 

Bukan sekadar tradisi, penyajian hidangan khas yang sarat makna simbolis kini menjadi ladang bisnis menggiurkan bagi para pelaku UMKM hingga pengelola restoran bintang lima.

Berdasarkan data tren pasar menjelang Imlek, permintaan terhadap bahan pangan spesifik meningkat tajam.

Para pelaku usaha dituntut untuk memahami filosofi di balik menu-menu tersebut guna memikat konsumen yang mencari keberuntungan (hoki) di tahun baru.

Strategi Produk: Menjual Makna dalam Setiap Sajian

Dalam lanskap bisnis kuliner, pemahaman terhadap produk adalah kunci. Berikut adalah hidangan yang menjadi penggerak pasar selama momentum Imlek:

Ikan (Surplus): Melambangkan kelebihan rezeki. Penjualan ikan utuh (seperti bandeng atau nila) selalu mengalami lonjakan.

Ayam Utuh: Menyimbolkan keutuhan keluarga; produk ini menjadi best-seller untuk paket katering keluarga.

Pangsit & Lumpia: Simbol kekayaan (batangan emas). Bentuknya yang praktis membuatnya populer sebagai camilan di hotel dan kafe.

Kue Keranjang (Nian Gao): Produk wajib yang memiliki daya simpan lama, sangat potensial untuk bisnis hantaran (hampers).

Mie Panjang Umur: Menu utama di setiap restoran yang melambangkan harapan kesehatan.

Tangyuan & Bakso Kepala Singa: Produk beku (frozen food) berbasis bola daging dan ketan ini mulai merambah pasar retail modern.

Optimalisasi Pelayanan dan Etika Bisnis

Di tengah tingginya permintaan, kepatuhan terhadap standar kualitas dan kejujuran informasi harga menjadi esensial. 

Sesuai dengan prinsip transparansi, pebisnis diharapkan tidak melakukan price gouging (kenaikan harga yang tidak wajar) yang dapat mencederai kepercayaan konsumen jangka panjang.

Inovasi pada kemasan yang didominasi warna merah dan emas juga terbukti meningkatkan nilai jual produk di platform digital seperti media sosial. 

Editor : Hany Akasah
#kuliner imlek #imlek #makanan #tahun kuda api #cuan