radarsurabayabisnis.id - Industri UMKM kerajinan kulit Tanggulangin Sidoarjo kini memasuki era baru. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo resmi membuka Tanggulangin Fair 2026 di Pasar Wisata Tanggulangin, Kamis (5/2), sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi sektor kerajinan lokal.
Melalui pameran yang berlangsung selama empat hari, 5–8 Februari 2026, pemerintah berupaya mengawinkan tradisi kerajinan tangan khas Tanggulangin dengan teknologi manufaktur modern. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi, tetapi juga wadah peningkatan kualitas produksi.
Teknologi China Percepat Produksi UMKM
Kehadiran mesin jahit komputer dan mesin jahit otomatis dari perusahaan asal China, PT Honsheng International Trading, menjadi daya tarik utama dalam pameran ini. Teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan kapasitas produksi UMKM kerajinan kulit Tanggulangin Sidoarjo.
Dengan peralatan modern, para perajin kini dapat memproduksi tas, sepatu, jaket, dan dompet dengan tingkat presisi dan konsistensi yang lebih tinggi, tanpa menghilangkan sentuhan seni khas Tanggulangin.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun hingga Rp 11.000 per Gram, Berikut Daftar Lengkapnya
Komitmen Pemkab Sidoarjo Kembangkan UMKM Lokal
Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa inovasi teknologi menjadi kunci agar produk lokal mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
“Penyelenggaraan Tanggulangin Fair 2026 menjadi sarana strategis untuk memperkuat promosi produk unggulan daerah,” ujar Subandi.
Ia juga menyebut, penguatan UMKM kerajinan kulit Tanggulangin Sidoarjo tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas produk, tetapi juga membuka peluang investasi serta memperluas jaringan pemasaran.
Baca Juga: Pemerintah Blokir Total Impor Pakaian Bekas, Strategi Lindungi UMKM dan Industri Tekstil Nasional
Dorong Tanggulangin Jadi Destinasi Wisata Belanja Modern
Pemkab Sidoarjo berkomitmen mengubah citra Tanggulangin dari pusat kerajinan tradisional menjadi destinasi wisata belanja modern yang nyaman dan berdaya saing tinggi.
Melalui transfer teknologi, para perajin dibekali kemampuan produksi yang lebih efisien, presisi, dan berkelanjutan, sehingga mampu menjaga eksistensi di tengah persaingan industri.
“Penguatan sektor ini bukan hanya soal estetika, tetapi juga keberlanjutan ekonomi masyarakat,” tambah Subandi.
55 Stan Ramaikan Tanggulangin Fair 2026
Acara yang dibuka langsung oleh Bupati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi, ini diikuti puluhan pelaku usaha. Total terdapat 55 stan, terdiri dari:
-
30 Stan Kerajinan Kulit: Menampilkan tas, sepatu, jaket, dan dompet
-
25 Stan Kuliner: Menyajikan makanan tradisional dan kuliner kekinian
Pameran ini menjadi wadah promosi sekaligus jembatan bagi UMKM kerajinan kulit Tanggulangin Sidoarjo untuk menembus pasar ritel modern hingga peluang ekspor.
Siap Tembus Pasar Nasional dan Ekspor
Dengan dukungan teknologi terbaru, pelaku UMKM Tanggulangin kini memiliki “amunisi” baru untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing. Pemerintah berharap, transformasi ini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat lapangan kerja di Kabupaten Sidoarjo.
Editor : Hany Akasah