Cuaca Sidoarjo Hari Ini: Cuaca Ekstrem Intai hingga 10 Februari, Sidoarjo Terancam Banjir dan Angin Kencang
Hany Akasah• Rabu, 4 Februari 2026 | 15:15 WIB
WASPADA: Potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Sidoarjo.
SIDOARJO – Cuaca Sidoarjo hari ini masih berada dalam kondisi waspada. Hujan lebat yang turun hampir tanpa jeda, disertai angin kencang, menjadi sinyal kuat bahwa ancaman cuaca ekstrem belum akan berakhir hingga 10 Februari mendatang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan dini menyusul meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Sidoarjo.
Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Juanda, Taufiq Hermawan, menyampaikan bahwa saat ini Jawa Timur telah memasuki puncak musim hujan dengan risiko cuaca ekstrem yang cukup tinggi.
“Hingga 10 Februari, potensi hujan lebat disertai angin kencang masih cukup signifikan. Dampaknya bisa berupa banjir, genangan, banjir bandang, angin puting beliung, bahkan hujan es,” ujar Taufiq, Rabu (4/2).
BMKG mencatat hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur berpotensi terdampak cuaca ekstrem. Sidoarjo menjadi salah satu wilayah yang perlu perhatian khusus, mengingat banyaknya kawasan permukiman padat yang rawan banjir dan genangan air.
Selain hujan deras, masyarakat juga diminta mewaspadai dampak lanjutan seperti:
Jalan licin
Pohon tumbang
Jarak pandang berkurang
Gangguan transportasi
Kemacetan dan keterlambatan perjalanan
Kondisi tersebut diperkirakan lebih sering terjadi pada sore hingga malam hari.
“Dalam dua pekan ini merupakan puncak musim hujan. Intensitas hujan dan angin kencang diprediksi lebih tinggi dibanding sebelumnya,” jelas Taufiq.
Penyebab Cuaca Ekstrem di Sidoarjo
Menurut BMKG, cuaca ekstrem di Sidoarjo dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer, di antaranya:
Aktifnya monsun Asia
Gelombang Low Frequency
Gelombang Rossby
Gelombang Kelvin
Suhu muka laut Selat Madura yang hangat
“Kondisi atmosfer yang labil sangat mendukung pertumbuhan awan konvektif. Ini berpotensi menimbulkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang,” paparnya.
Hasil pengamatan radar BMKG juga menunjukkan adanya pola konvergensi yang memicu hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.
Warga Diminta Pantau Cuaca Sidoarjo Hari Ini
BMKG mengingatkan bahwa perubahan cuaca dapat terjadi dengan cepat. Oleh karena itu, masyarakat diminta selalu waspada dan rutin memantau perkembangan cuaca Sidoarjo hari ini melalui kanal resmi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus mengikuti informasi dari BMKG, termasuk melalui citra radar WOFI dan peringatan dini yang kami perbarui secara berkala,” pungkas Taufiq.
Warga yang tinggal di daerah rawan banjir, bantaran sungai, serta wilayah dengan pepohonan besar diimbau meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem.