RADAR SURABAYA BISNIS – Kabar mengejutkan datang bagi para pengguna setia perangkat Apple.
Per Januari 2026, Apple secara resmi memasukkan salah satu model legendarisnya, iPhone 11 Pro, ke dalam daftar produk vintage (klasik).
Keputusan ini menjadi sorotan karena iPhone 11 Pro, yang pertama kali meluncur pada 2019, masih menjadi perangkat yang cukup populer dan tangguh di tangan banyak pengguna hingga saat ini.
Bagi pengguna Apple, memahami perbedaan antara kategori vintage (klasik) dan obsolete (usang) sangatlah penting untuk menentukan langkah perawatan perangkat.
Produk vintage adalah perangkat yang telah berhenti didistribusikan untuk dijual oleh Apple lebih dari 5 tahun, namun kurang dari 7 tahun.
Dampaknya, pengguna masih bisa melakukan perbaikan resmi dan mendapatkan suku cadang di Apple Store atau penyedia layanan resmi, namun tergantung pada ketersediaan stok.
Berdasarkan pembaruan siklus hidup produk yang dirilis perusahaan asal Cupertino tersebut, iPhone 11 Pro tidak sendirian.
Beberapa perangkat populer lainnya juga turut turun kasta ke kategori vintage, di antaranya Apple Watch Series 5, MacBook Air 13 Inci (2020) dengan prosesor Intel, iPad Air Generasi Ketiga (versi seluler) dan iPhone 8 Plus khusus kapasitas penyimpanan 128 GB.
Menariknya, iPhone 11 Pro menonjol di daftar ini karena posisinya yang unik.
Meskipun sudah menyandang status "vintage", perangkat ini tercatat sebagai model iPhone tertua yang masih mampu menjalankan sistem operasi terbaru, iOS 26.
Hal ini membuktikan daya tahan perangkat keras Apple yang tinggi. Namun, status vintage ini menjadi peringatan dini bagi pengguna terkait dukungan perbaikan resmi di masa mendatang.
Sedangkan lroduk Obsolete (Usang) adalah perangkat yang sudah berhenti diproduksi lebih dari 7 tahun.
Dampaknya Apple menghentikan seluruh layanan perangkat keras tanpa pengecualian.
Penyedia layanan juga tidak dapat lagi memesan suku cadang untuk produk yang sudah masuk kategori ini.
Masuknya iPhone 11 Pro ke daftar vintage menandai dimulainya fase transisi. Pengguna diperkirakan hanya memiliki waktu sekitar dua tahun lagi sebelum perangkat ini dinyatakan benar-benar usang (obsolete) dan kehilangan akses ke perbaikan resmi sepenuhnya.
Kebijakan ini merupakan bagian dari siklus rutin Apple untuk menjaga standar kualitas layanan mereka.
Bagi Anda yang masih menggunakan perangkat-perangkat yang masuk kategori vintage ini, disarankan untuk melakukan pengecekan kesehatan baterai atau komponen lainnya selagi suku cadang resmi masih tersedia di pasar.
Editor : Hany Akasah