Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Potensi Market Besar, TRAC Makin Agresif Garap Sektor UMKM

Moh. Afik • Senin, 20 Oktober 2025 | 05:09 WIB
TRAC PEDULI UMKM: Konsumen mendapat penjelasan terkait kesiapan armada Daihatsu Gran Max yang akan disewa, di Kantor TRAC di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur.
TRAC PEDULI UMKM: Konsumen mendapat penjelasan terkait kesiapan armada Daihatsu Gran Max yang akan disewa, di Kantor TRAC di Jalan Raya Condet, Jakarta Timur.

RADAR SURABAYA BISNIS – Perkembangan sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang begitu pesat membuat perusahaan otomotif semakin agresif menggarapnya.

Salah satunya adalah TRAC, perusahaan rental mobil Grup Astra Internasional.

Chief Operating Officer TRAC Halomoan Fischer, mengatakan, sebelumnya, TRAC yang berada di payung PT Serasi Autoraya (Sera) lebih banyak menyasar korporasi besar.

Namun, dalam lima tahun terakhir, TRAC secara intensif menggaet pelaku UMKM.

“Rata-rata per tahun, pertumbuhan bisnis kami untuk UMKM sebesar 20-25 persen. Ke depan, potensi pertumbuhannya masih besar,” ujar Halomoan Fischer, Kamis (16/10/2025).

Menurut Fischer, pihaknya berani menyasar UMKM karena TRAC memiliki jaringan layanan yang tersebar melalui kantor cabang dan outlet rental di lebih dari 20 kota besar.

Selain itu juga didukung ratusan bengkel di daerah-daerah mulai dari Sumatera hingga Papua.

Diakui, saat ini porsi rental mobil TRAC untuk UMKM sebesar 40 persen, sedangkan sisanya 60 persen masih untuk korporasi besar.

Namun dia yakin, sektor UMKM, terutama jasa pengiriman akan terus bertumbuh seiring makin meningkatnya transaksi digital.

“Bisnis rental untuk korporasi masih ada pertumbuhan, walaupun kecil. Tetapi kompetisinya ketat. Sedangkan UMKM, pertumbuhannya cukup besar, bisa sampai 50 persen,” tutur Fischer

Dikatakan, order rental mobil dari TRAC jenis Daihatsu Gran Max - Blind Van juga meningkat.

Dalam lima tahun terakhir, pertumbuhannya 20-30 persen. Hal ini didukung transaksi e-commerce yang naik signifikan. Saat ini, TRAC memiliki armada Gran Max sekitar 7.000 unit.

“Permintaan mobil Gran Max tinggi karena produknya andal dan sudah teruji digunakan pelanggan TRAC. Apalagi, banyak UMKM menggunakan mobil ini untuk pengiriman paket hingga ke daerah pelosok dengan medan yang sulit,” ungkapnya.

Direktur PT Sera, Hadi Winarto, menambahkan, sektor UMKM masih tetap menjanjikan di tengah rendahnya Indeks PMI (Purchasing Managers' Index) sektor manufaktur di Indonesia.

Apalagi masih banyak UMKM yang bisa digarap di luar sektor jasa pengiriman.

Sementara itu, M Nasir, pengurus komunitas Grand Max Pick Up Sulawesi, mengatakan, dari total 4.300 anggota komunitas di Sulawesi, lebih dari 80 persen menggunakan Gran Max untuk armada angkutnya.

"Walaupun mengangkut muatan berat, tetapi Gran Max tidak limbung. Ini mobil andal, daya dorongnya kuat, konsumsi BBM-nya irit, harga belinya juga terjangkau," tutur Nasir. (fix/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#bengkel #perusahaan #rental mobil #TRAC #daihatsu #umkm #otomotif