RADAR SURABAYA BISNIS - Porsche berhasil meningkatkan secara signifikan proporsi kendaraan elektrifikasi yang terjual dalam sembilan bulan pertama tahun 2025.
Total sebanyak 212.509 unit mobil telah dikirimkan kepada pelanggan di seluruh dunia antara Januari hingga September 2025, dimana 35,2 persen di antaranya merupakan kendaraan elektrifikasi.
Dari jumlah tersebut, 23,1 persen adalah kendaraan listrik, sementara 12,1 persen merupakan plug-in hybrid.
Anggota Dewan Eksekutif Bidang Penjualan dan Pemasaran Porsche AG, Matthias Becker mengatakan, pertumbuhan tertinggi di antara enam lini model Porsche dicatat oleh Macan, yang mencatat peningkatan penjualan sebesar 18 persen.
“Pencapaian ini berkontribusi pada tingginya tingkat elektrifikasi sebesar 56 persen di Eropa (termasuk Jerman),” ungkap Matthias Becker dalam keterangannya, Rabu (15/10/2025).
Ia menjelaskan, Amerika Utara tetap menjadi pasar terbesar Porsche dengan 64.446 unit yang dikirim, meningkat 5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, wilayah Luar Negeri dan Pasar Berkembang mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa dengan 43.090 unit pengiriman dari Januari hingga September 2025.
“Minat pelanggan terhadap program personalisasi juga terus menunjukkan tren positif,” sambungnya.
Matthias Becker mengatakan, permintaan terhadap program Porsche Sonderwunsch dan Porsche Exclusive Manufaktur terus meningkat, dengan langkah pengembangan kapasitas yang sedang dilakukan untuk memenuhi permintaan tersebut.
“Porsche terus mempertahankan angka pengiriman yang kuat tahun ini. Pencapaian ini sesuai dengan ekspektasi kami, terutama di tengah kondisi geopolitik dan ekonomi global yang masih penuh tantangan,” ujarnya.
“Dalam beberapa bulan mendatang, pelanggan dapat menantikan berbagai penawaran produk luar biasa dari Porsche. Baru-baru ini kami meluncurkan 911 Turbo S terbaru di ajang IAA — varian tertinggi dari ikon mobil sport kami. Model ini memperkuat inti dari merek Porsche. Permintaan untuk model flagship tersebut sangat tinggi dan telah menerima banyak pujian dari media serta calon pelanggan,” lanjutnya.
Di Eropa (tidak termasuk Jerman), Porsche mengirimkan 50.286 kendaraan hingga akhir September 2025, turun 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Di pasar domestik Jerman, Porsche mencatat 22.492 pengiriman, menurun 16 persen.
Penurunan di kedua wilayah ini sebagian disebabkan oleh periode kuat pada tahun sebelumnya yang dipengaruhi oleh efek pemulihan pasca-2023, serta keterbatasan ketersediaan model 718 dan Macan bermesin bensin akibat regulasi keamanan siber Uni Eropa.
Matthias Becker mengungkapkan, di Tiongkok, sebanyak 32.195 unit kendaraan dikirimkan kepada pelanggan atau mengalami penurunan 26 persen.
Penurunan ini terutama disebabkan oleh kondisi pasar yang menantang, khususnya di segmen mobil mewah, serta tingginya tingkat persaingan di pasar Tiongkok.
“Fokus utama Porsche di wilayah ini tetap pada strategi penjualan berbasis nilai,” tegasnya.
ecara global, volume penjualan Porsche dalam sembilan bulan pertama tahun ini tercatat 6 persen lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Meski demikian, distribusi penjualan tetap seimbang di seluruh wilayah.
“Selain itu, Porsche berhasil meningkatkan pangsa pasarnya di lima dari enam lini model — meskipun kompetisi global semakin ketat,” urainya. (opi)
Editor : Nofilawati Anisa