Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Data Gaikindo Sebut Penjualan Mobil di Bulan Juli 2025 Turun 18,4 Persen

Nofilawati Anisa • Minggu, 10 Agustus 2025 | 18:54 WIB
GENJOT PENJUALAN: Pameran salah satu merek mobil di Tunjungan Plaza (TP) III Surabaya beberapa waktu lalu.
GENJOT PENJUALAN: Pameran salah satu merek mobil di Tunjungan Plaza (TP) III Surabaya beberapa waktu lalu.


RADAR SURABAYA BISNIS - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah merilis data kinerja penjualan mobil nasional Juli 2025.

Data Gaikindo menyebutkan bahwa penjualan mobil di bulan Juli 2025 ternyata masih lesu.

Berdasarkan data terbaru Gaikindo yang diterima, penjualan mobil secara wholesales pada Juli 2025 sebesar 60.552 unit.

Angka itu mengalami penurunan sekitar 18,4 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan Juli 2024 sebanyak 74.230 unit.

Sementara itu, penjualan mobil secara ritel alias dari dealer ke konsumen juga ambrol 17 persen yoy menjadi 62.770 unit pada Juli 2025.

Pada bulan Juli 2024, penjualan mobil secara ritel masih sebesar 75.588 unit.

Di lain sisi, jika ditinjau secara bulanan, penjualan mobil wholesales atau dari pabrik ke dealer mengalami kenaikan 4,8 persen month-to-month (MtM), dibandingkan Juni 2025 yang sebesar 57.799 unit.

Penjualan ritel juga naik tipis 1,8 persen secara bulanan dibandingkan Juni sebanyak 61.687 unit.

Kenaikan tipis secara bulanan itu disinyalir berkat adanya pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2025 pada 24 Juli hingga 3 Agustus 2025 di ICE BSD City, Tangerang.

Kendati demikian, Ketua Umum Gaikindo Yohannes Nangoi mengakui bahwa ada penurunan transaksi di GIIAS 2025, dibandingkan penyelenggaraan pada tahun sebelumnya.

“Kalau saya lihat dari sisi transaksi kelihatannya agak turun. Tetapi kalau kita lihat memang kondisi ekonomi memang agak memberatkan. Kemudian kita juga lihat sampai dengan pertengahan tahun ini penjualan juga turun,” ungkap Yohannes saat penutupan GIIAS 2025.

Dengan capaian di bulan juli 2026 ini maka sepanjang Januari-Juli 2025, total penjualan mobil wholesales sebanyak 435.390 unit, atau turun 10,1 persen YoY dibandingkan periode yang sama pada 2024 sebanyak 484.250 unit.

Penjualan mobil secara ritel pun menyusut 10,8 persen menjadi 453.278 unit, dibandingkan pada tujuh bulan pertama 2024 yang sebanyak 508.041 unit.

Ditinjau berdasarkan mereknya, penjualan mobil tertinggi pada Januari-Juli 2025, masih diraih oleh Toyota sebanyak 142.751 unit.

Disusul Daihatsu yang juga dinaungi Grup Astra sebanyak 74.856 unit.

Berturut-turut, agen pemegang merek (APM) yang mencatatkan penjualan terlaris di Indonesia yakni Honda sebanyak 37.916 unit, Mitsubishi Motors 36.092 unit dan Suzuki 33.190 unit. (nis/opi)

Editor : Nofilawati Anisa
#penjualan #ritel #honda #gaikindo #Wholesales #mobil #yohannes nangoi #juli 2025 #otomotif #toyota