RADAR SURABAYA BISNIS - Honda kembali memperluas pengenalan teknologi elektrifikasinya melalui gelaran Honda e:Technology City Tour di Malang.
Mengusung tema Uklam-Uklam Nang Malang, acara ini mengajak masyarakat merasakan langsung pengalaman berkendara dengan mobil elektrifikasi Honda dalam sebuah perjalanan eksplorasi budaya yang nyaman dan ramah lingkungan.
Setelah sukses diselenggarakan di Jakarta, Palembang, dan Yogyakarta dengan lebih dari 700 partisipan, Malang dipilih sebagai destinasi berikutnya.
Kota ini dikenal memiliki warisan budaya yang kaya sekaligus mengalami perkembangan pesat dalam teknologi modern.
Honda melihat potensi besar dalam meningkatnya kesadaran masyarakat Jawa Timur terhadap kendaraan elektrifikasi, terutama dengan semakin berkembangnya infrastruktur pendukung mobil listrik dan hybrid di wilayah tersebut.
Selama dua hari, 8-9 Februari 2025, peserta diajak menjelajahi berbagai ikon Kota Malang, seperti Pendopo Kabupaten Malang, Kampung Warna-Warni Jodipan, dan Alun-Alun Tugu Malang.
Perjalanan ini ditempuh menggunakan lini kendaraan elektrifikasi Honda, termasuk Honda CR-V RS e:HEV, Honda Accord RS e:HEV, Honda e, Honda Step WGN, dan Honda e:N1.
Tak hanya merasakan performa kendaraan, peserta juga berkesempatan melihat langsung inovasi Honda dalam mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Salah satunya adalah Honda LiB-AID E500, sumber listrik portabel yang praktis untuk berbagai kebutuhan, serta Honda Dreams Café Mobile yang beroperasi dengan Honda N-VAN EV Prototype.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Honda dalam memperkenalkan teknologi elektrifikasi kepada masyarakat luas.
“Melalui acara ini, kami ingin menunjukkan bagaimana kendaraan elektrifikasi Honda dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta di Malang menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang tertarik dengan kendaraan ramah lingkungan,” ujar Yusak Billy.
Honda e:Technology City Tour di Malang turut didukung oleh Malang Good Guide, komunitas walking tour yang memberikan perspektif lebih mendalam tentang sejarah dan budaya kota. (mus)
Editor : Nofilawati Anisa