Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Terdampak Kondisi Ekonomi, Penjualan Mobil Masih Loyo

Nurista Purnamasari • Sabtu, 10 Agustus 2024 | 02:38 WIB
PENGARUH KONDISI EKONOMI: Penjualan mobil nasional di awal semester II belum menunjukkan tren meningkat.
PENGARUH KONDISI EKONOMI: Penjualan mobil nasional di awal semester II belum menunjukkan tren meningkat.

JAKARTA (Radar Surabaya Bisnis) - Memasuki semester II-2024, kinerja penjualan mobil nasional masih loyo, belum menunjukkan peningkatan.

Ketidakstabilan kondisi ekonomi nasional cukup mempengaruhi tren penjualan mobil nasional.

Untuk diketahui, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2024 berada di level 5,05 persen yoy atau lebih rendah dari kuartal I-2024 yakni 5,11 persen yoy.

Daya beli masyarakat pun cenderung lesu selama tahun 2024 berjalan, terutama bagi kelas menengah.

Ditambah lagi, suku bunga acuan masih cukup tinggi dan lembaga pembiayaan cenderung hati-hati memberikan kredit kendaraan bermotor kepada konsumen.

Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales (pabrik ke dealer) mobil nasional turun 17,5 persen year on year (yoy) menjadi 484.236 unit pada Januari-Juli 2024, dari sebelumnya 586.931 unit.

Pada saat yang sama, penjualan retail (dealer ke pabrik) juga terkoreksi 12,2 persen yoy menjadi 508.050 unit, dibandingkan periode sebelumnya 578.891 unit.

Secara bulanan, penjualan wholesales mobil nasional juga berkurang 0,6 persen month to month (mtm) menjadi 74.160 unit pada Juli 2024.

Namun, penjualan retail mobil nasional pada Juli 2024 naik 7,6 persen mtm menjadi 75.609 unit.

Ketua I Gaikindo Jongkie Sugiarto menyampaikan, pihaknya akan melakukan pembahasan dengan para anggota atau agen pemegang merek (APM) terkait kondisi terkini industri otomotif nasional.

"Setelah itu, baru kami sepakati revisi proyeksi penjualan mobil di tahun 2024," kata dia, Jumat (9/8).

Sebelumnya, Gaikindo memproyeksikan penjualan mobil nasional sebanyak 1,1 juta unit pada 2024.

Beberapa merek mobil mencatatkan penjualan tertinggi Januari-Juli 2024 secara wholesales, yakni Toyota 159.928 unit, Daihatsu 99.344 unit, Honda 53.838 unit, Mitsubishi Motors 42.129 unit, dan Suzuki 38.543 unit.

Sementara dari segi retail yakni Toyota 166.423 unit, Daihatsu 103.223 unit, Honda 59.390 unit, Mitsubishi Motors 43.322 unit, dan Suzuki 40.420 unit. (bis/nur)

PENGARUH KONDISI EKONOMI: Penjualan mobil nasional di awal semester II belum menunjukkan tren meningkat.
PENGARUH KONDISI EKONOMI: Penjualan mobil nasional di awal semester II belum menunjukkan tren meningkat.

Editor : Nurista Purnamasari
#gaikindo #Industri Kendaraan #kondisi ekonomi #penjualan mobil #kendaraan bermotor