Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Tren Penjualan Mobil Masih Loyo

Mus Purmadani • Sabtu, 16 Maret 2024 | 12:37 WIB
Peningkatan penjualan mobil jelang lebaran diperkirakan tidak terlalu signifikan.
Peningkatan penjualan mobil jelang lebaran diperkirakan tidak terlalu signifikan.

SURABAYA (Radar Surabaya Bisnis) – Di awal tahun tren penjualan mobil masih belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Meskipun jelang lebaran Idul Fitri tahun ini diproyeksi meningkat penjualannya, akan tetapi tidak terlalu signifikan.

Hal tersebut disampaikan Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto.

Ia mengatakan, pada musim mudik lebaran, umumnya penjualan mobil di Indonesia tidak mengalami kenaikan drastis.

“Mungkin banyak yang menyewakan kendaraan atau membeli mobil bekas untuk mudik lebaran. Untuk penjualan mobil baru, hanya sedikit peningkatan,” katanya, Jumat (15/3).

Jongkie menuturkan, perekonomian Indonesia yang belum menunjukkan pertumbuhan yang stabil serta kenaikan harga sejumlah mobil baru membuat konsumen memilih menunda pembelian mobil baru untuk sementara waktu.

Jongkie memprediksi mobil-mobil merek China akan menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin membeli mobil baru untuk mudik.

Menurutnya, harga mobil China cenderung lebih murah jadi alternatif bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan baru.

“Saat ini banyak mobil China yang dijual dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil wholesales atau dari pabrik ke dealer pada Januari 2024 anjlok 26,1 persen dibandingkan dengan Januari 2023 year on year (yoy) menjadi hanya 69.619 unit.

Sementara itu, penjualan mobil ritel yakni dari dealer ke konsumen juga turun hingga 13,9 persen yoy pada Januari lalu menjadi sebanyak 78.214 unit.

Pada Februari 2024, penjualan mencapai 70.656 unit alias hanya tumbuh 1 persen dibandingkan Januari 2024 sebanyak 69.619 unit.

Sementara untuk periode Januari – Februari 2024, penjualan wholesales mobil nasional terkoreksi 22,6 persen yoy menjadi 140.274 unit.

Pejualan retail mobil nasional juga berkurang 15 persen yoy menjadi 148.649 unit pada periode yang sama.

Gaikindo memproyeksikan penjualan mobil triwulan I-2024 akan lebih rendah ketimbang periode sama pada tahun lalu.

Ini didasarkan penjualan pada Januari-Februari yang di bawah realisasi periode sama tahun lalu.

“Namun, Gaikindo menargetkan penjualan sepanjang 2024 bisa mencapai 1,1 juta unit,” pungkas Jongkie. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#gaikindo #lebaran #penjualan mobil