Industri & Perdagangan Infrastruktur Otomotif Perbankan & Keuangan Person of The Year Properti Transportasi & Logistik Wisata & Kuliner

Investasi Sektor Otomotif Tahun Ini Diprediksi Tetap Tumbuh, Ini Pendorongnya

Nurista Purnamasari • Jumat, 12 Januari 2024 | 14:25 WIB
MASIH POTENSIAL: Meningkatnya pasar dan ekosistem mobil listrik akan mendorong investasi di setor otomotif akan terus masuk ke Indonesia.
MASIH POTENSIAL: Meningkatnya pasar dan ekosistem mobil listrik akan mendorong investasi di setor otomotif akan terus masuk ke Indonesia.

JAKARTA – Meskipun memasuki tahun politik dan kondisi geoekonomi maupun geopolitik global belum pulih, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) optimistis investasi di sektor otomotif masih akan tumbuh positif di tahun ini.

Menurut Sekretaris Umum GAIKINDO Kukuh Kumara, Indonesia berpotensi untuk bisa menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik (electric vehicle, EV).

“Berbicara EV Indonesia harusnya menjadi tempat pusat industri. Sebab, raw material-nya ada di sini. Pembuatan baterai ya karena nikelnya ada di sini. Kalau kita bandingkan dengan negara-negara ASEAN yang punya industri kendaraan bermotor maka Indonesia yang harusnya paling unggul. Selain itu kita domestic market-nya paling besar 31 persen di antara ASEAN ya,” tutur Kukuh.

Saat ini ekosistem EV telah menjelma menjadi pasar yang sangat besar dan potensial untuk berkembang di negeri sendiri.

Cadangan nikel yang dapat dikembangkan membuat industrialisasi EV tak hanya berpotensi besar di sisi hilir melainkan juga di hulu.

“Jadi potensi terbesar di tahun depan tahun 2024 harusnya Indonesia terus tumbuh karena ekosistemnya mulai dikembangkan udah mulai ada yang bikin baterai dan merakit baterai itu untuk EV,” kata dia.

Penjualan mobil listrik di Indonesia sepanjang Januari-Oktober 2023 mengalami lonjakan hingga 322 persen dibanding periode sama tahun lalu. Penjualan pun masih didominasi oleh jenis hybrid.

Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan mobil listrik mencapai 51.831 unit sepanjang 10 bulan pertama 2023, naik 322 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dari 12.281 unit.

“Jadi kita lagi berlanjut untuk menumbuhkembangkan industri kendaraan bermotor karena potensi Indonesia cukup besar bisa dilihat dari banyak penduduk Indonesia saat ini yakni 280 juta jiwa,” katanya.

Sementara yang konvensional juga terus tumbuh. Diharapkan semuanya berjalan beriringan.

“Artinya EV-nya tumbuh konvensional juga tetap tumbuh dan kita semuanya menuju NZE (net zero emission , emisi nol) di tahun 2060 seperti komitmennya itu,” pungkasnya. (bis/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#electric vehichle #investasi #otomotif